IMG 20210225 114207
Kunjungan silaturrahmi Humas Polda Aceh ke Kantor AJI Banda Aceh, Kamis (25/2/2021).

PM, Banda Aceh – Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, Misdarul Ihsan meminta agar kasus gugatan terhadap pemberitaan media massa diselesaikan lewat Dewan Pers. Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Humas Polda Aceh, Kamis (25/2/2021).

Ihsan dalam kesempatan itu juga menjelaskan beberapa hal terkait situasi pers di Aceh. Ia juga mengungkit kasus kekerasan yang menimpa jurnalis Asnawi Luwi, Juli 2019 silam. Menurutnya, belum ada kejelasan soal penanganan kasus tersebut.

“Kami meminta kepolisian segera menuntaskan kasus ini, karena ini berkaitan dengan kerja-kerja jurnalis yang telah dijamin undang-undang,” ujarnya kepada Kabid Humas Polda, Kombes Pol Winardy.

Sementara itu, Winardy dalam kesempatan itu juga berjanji akan memaksimalkan penanganan kasus hukum di Aceh, termasuk memastikan kembali perkembangan kasus pembakaran rumah yang menimpa Asnawi.

Selain itu, kedua pihak juga membicarakan sejumlah hal, dari kondusifitas Aceh dalam bingkai pemberitaan media, hingga adanya Edaran Kapolri terkait penerapan restorative justice dalam penanganan kasus yang berkaitan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Kita mengajak awak media untuk melihat bingkai Aceh yang hebat dengan pemberitaan yang lebih kondusif, sehingga menarik minat investor untuk datang ke Aceh,” ujarnya.

Mengenai kebijakan soal UU ITE dari Kapolri, Winardy mengatakan penegakan hukum Polri bakal lebih selektif dan mengedepankan konsep restorative justice.

“Restorative justice ini lebih dahulu mengedepankan kemanfaatan dalam kehidupan masyarakat, ketimbang dilakukan penegakan hukum,” pungkasnya. (*)

Komentar