antarafoto simulasi pemberian vaksin covid 19 120121 adm 8
Petugas kesehatan memberikan contoh cara memvaksin seorang pasien saat simulasi pemberian vaksin virus corona (Covid-19) Sinovac. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Pemerintah Arab Saudi kini mewajibkan vaksinasi Covid-19 bagi jemaah haji di tahun 2021. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memastikan, seluruh calon jemaah haji asal Indonesia akan divaksin sebelum berangkat.

“Vaksinasi calon jemaah haji, kita sudah bicara dengan Menkes, dan sudah bersurat juga ke Menkes. Dan, insyaallah semua jemaah haji yang berangkat, kalau haji dibuka pemerintah Saudi Arabia, semua sudah divaksin, kita pastikan semua sudah divaksin,” ujar Menag Yaqut di Surabaya usai menghadiri peringatan 50 tahun Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Jumat (27/3/2021).

Yaqut menegaskan seluruh jemaah haji akan divaksin tidak hanya lansia, namun juga yang berusia muda. Pasalnya, Arab Saudi menerapkan wajib vaksinasi bagi calon jemaah haji. “Karena begini, Saudi pun mensyaratkan siapapun yang masuk ke negaranya juga harus sudah divaksin,” imbuhnya.

Menurut Yaqut, rencananya vaksin bagi calon jemaah haji tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Saat ini, pihaknya akan membahas vaksin calon jemaah haji dengan DPR RI.

“Vaksin kan itu semua warga negara gratis diberikan oleh pemerintah. Ini hanya prioritas, kita mau bicara dengan DPR, soal pembiayaan kita masih bicara dengan DPR, kita belum perhitungan soal pembiayaan, apa ditambah atau tidak. Kalau ditambah kita punya dana manfaat,” terangnya.

Ia menambahkan, pemerintah tidak ingin calon jemaah haji diberatkan vaksinasi. Apalagi, situasi saat ini masih pandemi COVID-19.

“Intinya pemerintah tidak ingin memberatkan (jemaah haji), karena situasi sekarang pandemi ini sudah berat buat kita semua. Mekanisme semua bisa diatur agar jemaah haji tidak diberatkan. Tunggu waktu saja dengan DPR,” ungkapnya.

“Target vaksinasi semua calon (jemaah haji) di bulan Mei akhir, semua calon jemaah haji sudah divaksin,” pungkasnya.

Sumber: DETIK

Komentar