PM, Singkil – Memasuki hari ke-5 lebaran Idul Fitri, Desa Siompin di kecamatan Suro, Aceh Singkil menggelar berbagai lomba. Kegiatan ini melibatkan beberapa kecamatan lainnya.

Beraneka lomba digelar, di antaranya panjat pinang, balap makan kerupuk, balap sepeda, dan tarik tambang. Khusus untuk perlombaan tarik tambang hanya diperuntukan bagi ibu-ibu. Sementara kategori perlombaan lainnya diisi peserta dari tiga kecamatan lain yaitu Suro, Simpang Kanan dan kecamatan Gunung Meriah.

Genti Berutu, kepala desa Siompin  menuturkan bahwa kegiatan seperti ini selalu diadakan setiap tahun dalam memeriahkan suasana lebaran. “Setiap tahun kita mengadakannya ini untuk memeriahkan suasana lebaran,” kata Genti, Rabu (20/6).

Selain diisi dengan berberapa lomba tadi, lanjut Genti, kemeriahan lebaran di desa Siompin juga diisi dengan hiburan tradisional, seperti seni vokal dan tarian Teris Sle Bengkuang. Tarian tersebut berasal dari suku Pakpak.

“Ini adalah sukacita di desa kita, acaranya diisi pemuda, dananya dari Desa dan dari donatur warga setempat,” kata Genti.

Ia menambahkan, even semacam ini menjadi ajang silaturahmi antar masyarakat, sebab pesertanya banyak mencakup dari tiga kecamatan lainnya. Hal itu berbeda dengan sebelumnya yang hanya melibatkan pemuda dari wilayah setempat.

“Hari ini adalah hari terakhir dan akan langsung diserahkan hadiah bagi peserta yang berhasil menjadi juara pada acara terbuka ini, nah kali ini juara umumnya dari kecamatan Gunung Meriah,” ucap Genti.

Ia berharap agar kegiatan hiburan rakyat itu bisa terus dilakukan setiap tahun dan lebih meriah lagi, tentu dengan inovasi yang berbeda pula.

Pantauan pikiranmerdeka.co, lokasi lomba didatangi ribuan masyarakat baik dari kalangan tua, muda, laki-laki dan perempuan. Ditambah lagi puluhan pedagang turut memenuhi lokasi hingga membuat suasana lebih ramai. []

Komentar