IMG 20210710 162353
Banjir yang menggenangi desa di Aceh Besar. (Dok. BPBA)

PM, Banda Aceh – Hujan lebat yang melanda Aceh sejak tiga hari terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Hingga jelang sore, Sabtu (10/7/2021) hujan masih mengguyur kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar.

Pantauan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir telah menggenangi 10 gampong di empat kecamatan di Aceh Besar.

Hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat siang (9/7/2021) berakibat banjir dengan ketinggian 2-80 cm. Tercatat beberapa gampong terdampak, yakni Gampong Brayeun di Kecamatan Leupung, lalu Gampong Lamsujeun, Pudeng, dan Krueng Kala di Kecamatan Lhoong.

Selain itu, banjir juga terjadi di kawasan Ajun dan Lamgeumok di Kecamatan Peukan Bada. Gampong Lampasi Engking, Garot dan Gue Gajah di Kecamatan Darul Imarah juga ikut terdampak.

“Total wilayah terdampak banjir (di Aceh Besar) ada 10 gampong di empat kecamatan,” terang staf BPBA, Haslinda dalam laporannya, Sabtu (10/7/2021) yang terus diupdate secara berkala.

Di Leupung, banjir menggenangi jalan lintas desa dan jalan menuju Brayeun setinggi 50 – 80 cm. Sementara di Lhoong, beberap area persawahan dan jalan desa ikut tergenang.

Sementara di Peukan Bada dan Darul Imarah, air menggenangi rumah warga dengan ketinggian 2 – 80 cm.

“Dampak material lainnya, atap SMAN 2 Darul Imarah ambruk diterjang angin hingga plafon ruang kelas berjatuhan ke bawah,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa maupun pengungsi. BPBD Aceh Besar hingga kini masih tersebar di lokasi banjir untuk melakukan pendataan. Di beberapa tempat air mulai surut.

Sementara itu, di Aceh Jaya banjir melanda Kecamatan Darul Hikmah. Beberapa gampong digenangi air setinggi 20-70 cm. Dampaknya, 41 rumah di Desa Lam Tengoh serta 20 rumah di Panton Krueng terendam banjir.

“Banjir berdampak pada 61 kepala keluarga, atau 94 jiwa di Aceh Jaya,” pungkasnya.[]

Komentar