IMG 8822
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, bahkan membentangkan bendera Palestina secara virtual sebagai tanda solidaritas dalam acara wisuda USK. Foto: Humas USK.

PM, Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mewisuda sebanyak 1.121 lulusan dalam periode Agustus–Oktober. Wisuda kali ini menjadi momen spesial dengan nuansa peduli Palestina dan kebanggaan atas prestasi empat lulusan dari Benua Afrika.

Tim Paduan Suara USK memukau dengan membawakan lagu “We Will Not Go Down” yang sangat terkenal.

Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, bahkan membentangkan bendera Palestina secara virtual sebagai tanda solidaritas. Wisudawan dan tamu undangan ikut merespons dengan penuh emosi, menunjukkan dukungan bagi warga Palestina.

Prof. Marwan menyatakan, “USK atas nama kemanusiaan dan sebagai muslim, kami berdoa agar penderitaan saudara kami di Palestina segera berakhir. Kami mendukung kedaulatan Palestina dan semua bangsa yang tertindas di seluruh dunia.”

USK juga memberikan dukungan konkret dengan menggalang donasi sebesar Rp. 16.000.000 dan tambahan Rp. 20.700.000. Selain itu, Rumah Amal USK terus menggalang bantuan untuk disalurkan ke Palestina.

Prof. Marwan mengumumkan undangan Dubes Palestina untuk Indonesia yang akan hadir di Aceh pada 16-17 November untuk membahas pendidikan bagi anak-anak Palestina.

Selain itu, USK merayakan prestasi tiga mahasiswa dari Benua Afrika yang lulus dari Fakultas Teknik. Bayo Manneh, Alagie Salieu Nankey, dan Tata Drame, masing-masing dari Gambia dan Mali, menerima gelar sarjana dengan predikat yang membanggakan.

“Sebagai kampus PTN-BH, USK terus berupaya menjadi World Class University. Selamat untuk lulusan USK dari Benua Afrika. Semoga ilmu yang mereka peroleh di USK dapat berkontribusi signifikan terhadap kemajuan Afrika dan dunia, ” terang Rektor.