Wajir Antoro, tokoh muda Aceh Singkil.

PM, Singkil – Bursa legislatif tahun 2019 mendatang tampaknya akan diisi oleh tokoh-tokoh dengan beragam latar belakang prestasi dan keilmuannya. Posisi sebagai anggota DPRK tidak hanya bicara pembangunan, kesejahteraan, dan keseimbangam hukum, tetapi juga perwakilan rakyat yang mengontrol pembangunan yang tak tepat sasaran.

Jika masyarakat hanya memakanai hukum semata milik orang berduit atau penguasa, hal ini ditepis oleh tokoh muda, Wajir Antoro, S.Pd. Pria berusia 27 tahun ini aktif dalam kegiatan sosial  pemuda dan kegiatan sosial masyarakat.

Tekad membangun kampung halaman adalah cita-citanya dari sejak duduk di bangku kuliah dan menjadi aktivis di ruang lingkup Kota Medan, Sumatera Utara. Menamatkan kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menjadikannya visioner.

Di pemilihan legislatif 2019 mendatang, pria berbadan kurus tinggi itu dipastikan maju dalam perhelatan calon legislatif dengan daerah pemilihan IV (empat) Gunung Meriah yang meliputi 25 desa, salah satu desa tersebut ialah desa Tulaan, tempatnya berdomisili.

Majunya putra Kecamatan Gunung Meriah ini memantik semangat baru untuk kawula muda untuk terjun ke dunia politik.

Wajir saat ini menjabat di beberapa organisasi kepemudaan di Aceh Singkil itu. Aktifitas itu membuat persaingan di bursa Pileg 2019 kian ketat dan kompetitif. Wajir diapresiasi sebagai intelektual muda yang memiliki kompetensi untuk duduk di parlemen Aceh Singkil.

Untuk itu, segala visi dan misi telah ia susun. “Atas dorongan masyarakat dan pemuda Dapil 4, saya siap maju menjadi wakil mereka, karena mereka sudah memahami kriteria saya dan mereka anggap kriteria saya cocok dalam hati mereka,” ujar Wajir, Jum’at (13/7) di Tulaan.

Tak hanya itu, dalam membangun daerah menurutnya peran legislatif penting dalam menggolkan suatu rumusan dalam setiap pembangunan. “Saya sudah komitmen, akan membangun kampung kita atas doa dan dukungan mereka. Saya juga tak mungkin khianati mereka yang telah mendukung saya,” cetusnya.

Pria kelahiran Bakongan itu mengaku sudah menyiapkan berkas yang akan diserahkan ke partai untuk didaftarkan ke KIP dalam beberapa hari ke depan.

Namun, Wajir masih enggan menyebutkan nama partai yang ia tumpangi. “Nanti akan diketahui publik pasca ditetapkan sebagai Calon Legislatif 2019 di KIP Aceh Singkil,” terangnya. []

Reporter: Putra

 

 

Komentar