Vaksinasi di RI Capai 15,1 Juta Dosis

IMG 20210206 WA0008
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bersama Sekda Pemerintah Provinsi Aceh Taqwallah memantau vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) RSUD Meuraxa, Banda Raya, Sabtu (6/2/2021). (Foto/Ist)

Kementerian Kesehatan menyatakan vaksinasi Covid-19 telah mencapai 15,1 juta dosis, terhitung hingga Minggu (11/4/2021).

Juru Bicara Kemenkes untuk Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, cakupan itu sudah termasuk dosis pertama dan dosis kedua kepada tenaga kesehatan, petugas publik serta lansia.

Kapasitas penyuntikan per hari yakni 500.000 dosis.

“Indonesia termasuk negara pada posisi kedelapan dari 60 negara yang telah melakukan vaksinasi. Ini merupakan pencapaian yang besar berkat dukungan dari seluruh masyarakat,” kata Nadia, dikutip dari laman resmi Kemenkes RI, Selasa (13/4/2021).

Kendati demikian, Nadia menuturkan, cakupan vaksinasi lansia masih rendah, yakni sekitar 2 juta jiwa. Lebih rendah dari cakupan vaksinasi petugas publik yang mencapai 6,5 juta jiwa.

Ia mengatakan, percepatan cakupan vaksinasi Covid-19 untuk lansia sangat penting karena kelompok tersebut paling rentan terpapar dan paling tinggi risiko kematian akibat Covid-19.

Oleh karena itu, ia meminta, masyarakat membantu para lansia untuk segera mendapatkan vaksinasi.

“Pemberian vaksinasi kepada Lansia sudah bisa dilakukan dimana saja tanpa perlu harus menyesuaikan dengan KTP ataupun dilengkapi dengan surat keterangan domisili di mana lansia tersebut berada atau bertempat tinggal,” ujar Nadia.

Lebih lanjut, Nadia mengimbau bagi keluarga yang memiliki lansia yang belum disuntik vaksin agar segera mendatangi pos pelayanan vaksinasi Covid-19 atau sentra vaksinasi.

“Kita sama-sama menunjukkan bakti kita kepada orang tua dengan membantu mendaftarkan dan membawa mereka untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 sehingga mereka akan terlindung,” pungkasnya.

Sumber: Kompas

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, bersama Kasatreskrim Bagus Pribadi, Kasat Intelkam Iskandar Said, serta tim gabungan dari Satreskrim dan Satintelkam saat melakukan penggeledahan di sebuah gudang yang diduga menyimpan beras oplosan di Aceh Tenggara. (Foto: IST)
Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, bersama Kasatreskrim Bagus Pribadi, Kasat Intelkam Iskandar Said, serta tim gabungan dari Satreskrim dan Satintelkam saat melakukan penggeledahan di sebuah gudang yang diduga menyimpan beras oplosan di Aceh Tenggara. (Foto: IST)

Polisi dan Bupati Aceh Tenggara Gerebek Gudang Beras Oplosan, 20 Ton Disita

IMG 20230209 WA0025 660x330 1
Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh, Dr. M. Jafar, SH, M.Hum, saat memimpin rapat PPUU-DPD RI, dalam rangka Kunjungan Kerja Inventerisasi Materi Permasalahan dan Solusi Terkait RUU Tentang SPSDA yang diselenggarakan oleh DPD-RI, di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh, Kamis (9/2/2023). [Dok. Humas]

Sambangi Aceh, DPD Jaring Masukan Soal RUU Pengelolaan SDA