Saksi Golkar : Siapa Monyet, Siapa Ular 

Saksi Golkar : Siapa Monyet, Siapa Ular 
Saksi Golkar, TS Sani mengajukan keberatan atas pengurangan suara Golkar di dua kecamatan pada rapat pleno KIP Aceh Utara. [pikiranmerdeka.com I Fahrizal Salim]

PM, Lhokseumawe – Pleno Penghitungan suara KIP Aceh Utara untuk perolehan suara  Golkar di Kecamatan Sawang dan Muara Batu berkurang dari hasil pleno kecamatan yang sudah ditetapkan.Saksi Golkar menganggap pengurangan suara Golkar adalah bentuk penzaliman

Saksi Golkar,TS Sanimenyebutkan perolehan suara Golkar di Kecamatan Sawang untuk DPR-RI sebanyak 1.821, sementara yang diakui Panwaslu 1.026 suara.

Padahal suara yang diperoleh Golkar itu sama dengan data yang dimiliki saksi partai lain termasuk data yang dimiliki saksi PAN,”kenapa perolehan suara Golkar di Kecamatan Sawang dan Muara Batu saja yang diturunkan,” tuding Sani dalam rapat pleno KIP Aceh Utara, Senin (21/04/2014) di Hotel Lido Graha Lhokseumawe.

Begitu juga dengan perolehan suara Golkar di Kecamatan Muara Batu dari 1.737 suara, cuma 500 sekian yang diakui, “ini kan aneh,”kata dia.

Atas penzaliman ini, Sani menegaskan pihaknya akan menuntut dilakukan Pemilu ulang. “Untuk lebih pasti dan yakin tong suara harus dibuka kembali, biar tahu siapa monyet, siapa ular,”ujar Sani. [PM 003]

 

 

 

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20231208 WA0025
Plh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Horas Panjaitan, dalam rapat fasilitasi di Kantor Kemendagri, Jakarta, pada Jumat (8/12/23), memerintahkan Pj Gubernur dan DPRA untuk segera membahas RAPBA 2024. Kemendagri beri waktu hingga 15 Desember 2023, dengan tujuan mendapatkan persetujuan melalui Qanun Aceh bukan melalui Pergub. FOTO: PIKIRAN MERDEKA.

Kemendagri Perintahkan Pj Gubernur dan DPRA Segera Bahas RAPBA 2024: Beri Waktu 5 Hari

kemenkumham aceh serah remisi 1 jpeg
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh Meurah Budiman menyerahkan surat keputusan remisi khusus Idul Fitri di Lapas Kelas IIA Banda Aceh di Aceh Besar, Rabu (10/4/2024). Dok Kemenkumham Aceh

Lebih dari 5.000 Narapidana di Aceh Terima Remisi Idul Fitri