Foto: Gedung asrama mahasiswa milik Pemko Subulussalam, jalan Sisingamangaraja, Dusun Salam, Medan, Sumut. (Ist)

PM, Subulussalam – Rehabilitasi gedung asrama mahasiswa milik Pemerintah Kota Subulussalam yang berada di jalan Sisingamangaraja, Dusun Salam, Medan, Sumatera Utara dibiarkan mangkrak.

Sejak tahun 2016 hingga kini, tak juga ada kejelasan dari Pemerintah Kota Subulussalam terhadap keberlanjutan pembangunan renovasi gedung yang telah dijanjikan kepada mahasiswa itu. Bahkan kondisi bangunan gedung kini sangat memprihatinkan, dimana tampaknya dipenuhi semak-semak karena tak ada yang menghuni dan merawatnya.

Tim dari Pemkot Subulussalam kabarnya sudah beberapa kali mengunjungi asrama tersebut dan berjanji akan merenovasinya. Namun janji itu tak kunjung teralisasi.

Ketua Himpunan Mahasiswa Pemuda Pelajar Kota Subulussalam Sumatera Utara (HIMAPPKOS-SU), Erwinsyah Putra Berutu kepada Pikiran Merdeka, Minggu (15/7) mengatakan bahwa pihaknya selalu mendapat kabar yang simpang siur ketika menanyakan hal tersebut kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Subulussalam. Menurut Erwin, Kepala Dinas itu kerap memberi penjelasan yang bertele-tele.

“Kepala dinas selalu beralasan ketika kami menanyakan persoalan asrama. Ia selalu mengatakan tidak ada anggaran yang keluar. Lagi-lagi hanya berjanji kepada kami kalau tahun depan nanti akan anggaran akan diploting,” imbuh Erwin.

Erwin menduga, terjadi pengalihan anggaran sehubungan dengan adanya agenda Pemkot Subulussalam yang didapuk sebagai tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) ke-16 dan Expo Madrasah ke-5 tingkat Provinsi Aceh yang baru selesai digelar. Dana yang seharusnya diperuntukkan untuk merehabilitasi asrama, namun dialihkan untuk anggaran kegiatan Porseni.

“Ya, kami menduga bisa-bisa saja dana rehabilitasi asrama mahasiswa dialihkan untuk kepentingan Porseni. Jika ini sempat terjadi maka kepala dinas harus memberikan penjelasan kepada kami,” pungkasnya.[]

Reporter: Nukman SA

 

 

Komentar