Perawat Jadi Korban Jambret di Aceh Utara

Perawat Jadi Korban Jambret di Aceh Utara
Ilustrasi (Google Images)

PM, Lhoksukon—Marlina, 28 tahun, perawat asal KM VII, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara menjadi korban penjambretan di Jalan Medan–Banda Aceh, kawasan persawahan Alue Sunteng, Gampong Masjid, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, Senin (24/8/2015) pukul 20.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit handphone OPPO, satu unit handphone Samsung lipat, dompet berisi uang tunai Rp250 ribu, KTM, buku rekening BRI dan ATM, serta slip pembayaran SPP. Kasus itu telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.

“Ya, kita sudah menerima laporan dari korban. Semalam (Senin) korban pulang dari praktek H Syafruddin di Lhokseumawe dengan menggunakan sepeda motor. Ia berkendara dengan tujuan pulang ke rumahnya di Lhoksukon,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi, melalui Kapolsek Syamtalira Aron AKP Suardi K kepada Pikiran Merdeka, Selasa (25/8/2015).

Dikatakan korban, pelaku bertubuh kurus dan memakai baju kaos berwarna merah. Pelaku juga mengendarai sepeda motor Vixion berwarna hitam.

“Kita masih menyelidiki kasus ini. Langkah yang kita ambil adalah menerima laporan korban dan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujar Kapolsek Syamtalira Aron.

[PM002]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bantu Muslim Rohingya, Ini Total Dana Dikumpulkan IPSM Acut
IPSM Kabupaten Aceh Utara, menyalurkan donasi kemanusian untuk muslim Rohingya, melalui Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Perwakilan Aceh, berlangsung di Masjid Agung Baiturrahim, Lhoksukon, Jumat (22/9). [Pikiran Merdeka/IST]

Bantu Muslim Rohingya, Ini Total Dana Dikumpulkan IPSM Acut

242 Pejabat Eselon IV Aceh Utara Dilantik
Wakil Bupati Aceh Utara Muhammad Jamil melantik 242 pejabat esalon IV di lingkup Pemkab Aceh Utara.[Pikiran Merdeka | Fahrizal Salim]

242 Pejabat Eselon IV Aceh Utara Dilantik