Panwaslih Gelar Sidang Sengketa Pilkada Subulussalam

Panwaslih Gelar Sidang Sengketa Pilkada Subulussalam
Sidang sengketa Pilkada Kota Suulussalam.(PM/Nukman SA)

PM, Subulussalam – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Subulussalam, menggelar sidang musyawarah penyelesaian sengketa pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam tahun 2018.

Terkait: Paslon Bintang-Salmaza Ubah Jadwal Kampanye, 4 Paslon Lain Protes

Sidangan yang berlangsung di aula Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Subulussalam, Selasa (8/5) tersebut, menghadirkan komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Subulussalam selaku termohon dan tim pemenangan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 (Sartina-Dedi) dan nomor urut 3 (HAMAS) peserta Pilkada selaku pemohon.

Agenda sidang tersebut adalah penyampaian materi permohonan terkait perubahan surat keputusan (SK) KIP tentang perubahan jadwal, waktu dan lokasi kampanye Paslon nomor urut 5 (Bintang-Salmaza) yang dilaporkan oleh keempat Paslon lain yakni, Paslon nomor urut 1, 2, 3 dan 4 ke Panwaslih Kota Subulussalam, karena dianggap telah menyalahi kesepakatan awal penetapan jadwal, waktu dan lokasi kampe sebagaimana yang tertuang pada berita acara KIP Nomor: 47/PL.03.2-BA/1175/KIP-KOT/III/2018 tangga 7 Maret 2018.

Sidang dipimpin oleh komisioner Panwaslih, Asmiadi, SKM selaku Ketua dan Marianto Saraan, SH dan Karmila Firdaus selaku anggota.

Sementara dari pihak pemohon, Ardhiyanto Ujung dari tim Paslon nomor urut 3 (HAMAS) dan Jonson Siregar dari tim nomor urut 2 (Sartina-Dedi).[]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Blok Peureulak Segera Beroperasi Lagi
Bupati Aceh Timur H.Hasballah HM.Thaib (berpeci) melihat peta perminyakan bersama investor dari Cina ketika meninjau sumur peninggalan eks POG di Desa Mata Ie, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu 4 November 2015. |Istimewa.

Blok Peureulak Segera Beroperasi Lagi

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali, bersama Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyerahkan Surat Keputusan (SK) No 71 Tahun 2020 tentang Penetapan Provinsi Aceh dan Sumut sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 yang diterima oleh Kepala Dispora Aceh, Dedi Yuswadi, AP sebagai perwakilan Provinsi Aceh, di Wisma Menpora Senayan Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2020). (Foto/Ist)
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali, bersama Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyerahkan Surat Keputusan (SK) No 71 Tahun 2020 tentang Penetapan Provinsi Aceh dan Sumut sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 yang diterima oleh Kepala Dispora Aceh, Dedi Yuswadi, AP sebagai perwakilan Provinsi Aceh, di Wisma Menpora Senayan Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2020). (Foto/Ist)

Jadi Tuan Rumah PON 2024, Aceh Siapkan Lahan 110 Hektar