Presiden Jokowi disambut Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud (kedua kanan) didampingi Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Agus Kriswanto (kanan), saat tiba di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh, Minggu (8/3/18) malam. (Antara/ampelsa)

PM, Banda Aceh – Sebanyak 2.758 personel gabungan TNI dan Polri siap mengamankan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Provinsi Aceh pada 13 hingga 14 Desember 2018.

Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Teguh Indratmoko di Banda Aceh menjelaskan, Presiden Joko Widodo dijadwalkan tiba di Aceh pada 13 Desember malam dan mendarat di Banda Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang.

Kesokan harinya, Jokowi dijadwalkan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan jalan Tol Banda Aceh-Sigli di Blang Bintang, Aceh Besar pada 14 Desember.

Ia menyatakan, prosedur pengamanan VVIP khususnya RI 1 maupun RI 2 standarnya sama sesuai dengan UU RI No.34/2004 tentang TNI. Disebutkan salah satu tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah bertanggung jawab terhadap pengamanan Presiden RI dan Wakil Presiden RI beserta keluarganya.

Baca : Jokowi ke Aceh, Ini Serangkaian Kegiatan Kerja Presiden

“Undang-undang tersebut sebagai dasar pelaksanaan pengamanan Presiden dengan dibagi Ring 1, 2, dan 3 pada lokasi yang menjadi tujuan kunker presiden,” ujar Teguh seperti dikutip Antara, Rabu (12/12/2018).

Pengamanan VVIP untuk personel TNI-Polri akan ditempatkan pada ring 2 dan 3. Untuk ring 1 adalah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres).

Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP tersebut juga diikuti jajaran Kodam Iskandar Muda, Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak dan jajarannya serta Forkopimda se-Aceh. | Liputan6

 

Komentar