Bolos Hari Pertama, TPK Pegawai Bakal Dipotong

Apel ASN1 678x381 1
Apel pagi ASN di Aceh. Foto: Pikiran Merdeka

*Arahan Berlaku Tahun Depan

PM, Banda Aceh – Pembinaan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh diklaim optimal. Hal ini ditandai dengan tingginya angka kehadiran PNS dan Non PNS di masing-masing unit kerja pasca libur lebaran Idul Fitri lalu.

“Alhamdulillah, ini tandanya pembinaan kedisiplinan PNS dan Non PNS di Lingkungan Pemko Banda Aceh sudah dijalankan, dan semua berkat kerja keras kita yang terus menerus melakukan pembinaan selama ini,” kata Wali Kota Aminullah Usman usai menghadiri apel perdana dan silaturahmi bersama ASN Pemko Banda Aceh di halaman balai kota, Senin (17/5/2021).

Namun ia tetap menegaskan di tahun berikutnya pembinaan terhadap kedisiplinan ASN akan terus ditingkatkan, termasuk pemberian sanksi dan hukuman jika tidak masuk kantor pasca libur lebaran.

“Tahun depan kita akan memotong tunjangan prestasi kerja (TPK) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bolos pada hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran dan yang tidak masuk tepat waktu yaitu pada pukul 08.00 WIB,” tegasnya.

Menurutnya, pemberian sanksi tersebut dimaksudkan agar seluruh ASN di Pemko Banda Aceh diharapkan disiplin saat masuk kerja, guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemberian sanksi juga dimaksudkan agar para ASN diharapkan benar-benar memiliki semangat kerja yang tinggi, guna memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara”, harapnya.

Sesuai dengan hasil Inspeksi mendadak (Sidak) hari ini, adanya peningkatan dari tahun sebelumnya angka kehadiran sebesar 99,15 persen. Sementara kehadiran tahun ini sebesar 99,32 persen, artinya ada peningkatan sebesar 0,17 persen dari jumlah pegawai Pemko 3987 yang disidak.

Sedangkan untuk tenaga pendidik belum masuk kerja karena jadwal pembelajaran sekolah pada hari rabu ini, sementara ASN yang tidak hadir dengan alasan tertentu yaitu sakit, izin dan cuti.(*)

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bank Muamalat Salurkan Rp816 Juta untuk Sekolah di Aceh
Direktur Bisnis Ritel Bank Muamalat Purnomo B. Soetadi (kedua dari kanan) didampingi oleh Direktur Eksekutif BMM Teten Kustiawan (paling kanan) menyerahkan dana beasiswa kepada pengelola As-Salam Islamic Solidarity School, Jantho, Aceh.

Bank Muamalat Salurkan Rp816 Juta untuk Sekolah di Aceh

Geledah Kamar Gubernur Kepri, KPK Temukan Rp 3,5 Miliar, USD 33.200, dan SGD 134.711
Penyidik bersama Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan), menunjukkan barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan suap terkait izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Riau Tahun 2018/2019, saat mengelar konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7/2019). Selain mengamankan barang bukti berupa uang, KPK juga menetapkan empat orang sebagai tersangka yaitu Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Budi Hartono dan pihak swasta Abu Bakar. ANTARA FOTO/Reno Esnir/nz.(ANTARA FOTO/RENO)

Geledah Kamar Gubernur Kepri, KPK Temukan Rp 3,5 Miliar, USD 33.200, dan SGD 134.711