Tebang Pohon, Akbar Nyaris Terpanggang Sengatan Listrik

Tebang Pohon, Akbar Nyaris Terpanggang Sengatan Listrik
Akbar, 25, Pemuda asal Gampung Pulo Ue, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, sedang menjalani perawatan medis di ICU Puskesmas Syamtalira Bayu. Foto: Erwin/PM

PM, Lhokseumawe – Seorang pemuda asal Gampong Pulo U, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, nyaris terpanggang sengatan listrik ketika menebang dahan pohon rumahnya. Akbar (25) terpaksa menjalani perawatan secara intensif di ruang Instalasi Care Unit (ICU) Puskesmas Kecamatan Syamtalira Aron.

Kejadian itu persisnya sekira pukul 13.10 WIB, Selasa Siang (2/09/2015). Pada saat itu korban berniat untuk memangkas beberapa cabang daun angsana (asan) atau trambelsi dengan menggunakan sebilah parang.

“Ketika sedang asyik menebas dahan tiba-tiba Akbar tersengat listrik, seketika tubuhnya kaku dan layu, gara-gara parang yang dikibasnya melekat di kabel listrik di lintasan Medan-Banda Aceh itu. Kami yang kebetulan sedang melihatnya langsung menolong dengan cara menariknya hingga Kami bersama korban terpental jatuh ke tanah, ” ucap rekan korban, Mukhtar (28).

Mukhtar melanjutkan, dirinya bersama rekan yang lain sempat panik, karena saat menarik tubuh korban seketika tubuh mereka terpental ke bawah. Sampai-sampai harus dilakukan sebanyak dua kali dalam durasi sengatan listrik sekitar 1-2 menit itu.

“Begitu terlepas dari listrik langsung menyetop mobil ambulance yang kebetulanlewat di jalan raya. Korban akhirnya mendapat pertolongan Puskesmas, dan sekarang sudah melewati masa krisis dengan kondisi mulai membaik. Mungkin, kalau tidak ada apa-apa si Akbar sudah diizinkan menjalani perawatan rawat jalan, ” lanjutnya.

[PM005]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tabloid Pikiran Merdeka Edisi 161
Tabloid Pikiran Merdeka Edisi 161

Asa Panglima di MK

Minyak CPO Tercecer di Gunung Kapo, Satu Mobil Masuk Parit
Satu unit mobil Carry BL 8202 AB mengalami kecelakaan hingga masuk parit di Gunung Kapo, Kecamatan Trumon, Aceh Selatan, Jumat (4/9). Kondisi ruas jalan turunan dan tanjakan serta berliku di kawasan Gunung Kapo yang dipenuhi ceceran minyak CPO yang tumpah dari mobil pengangkut minyak tersebut, mengakibatkan ruas jalan itu sangat rawan terjadi Lakalantas. (Pikiran Merdeka | Hendri Meukek)

Minyak CPO Tercecer di Gunung Kapo, Satu Mobil Masuk Parit

Tersendat di Tangan Bupati Baru
Pengumuman pemenang tender proyek Kantor Bupati Pidie di laman LPSE Pidie.

Tersendat di Tangan Bupati Baru