cebfdf25 4089 4f35 a3da 439554e3ce23
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kanan) menyaksikan anggota Panwaslih menandatangani dokumen pelantikan di Kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat (17/5/2024). [Dok. Bawaslu]

PM, Banda Aceh – Ketua Bawaslu Rahmat Bagja melantik Anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh dan penggantian antarwaktu (PAW) Kabupaten/Kota dalam rangka pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota pada pemilihan tahun 2024.

Dalam pidatonya, Bagja berpesan agar para terlantik bersiap menyambut pemilihan serentak 2024. Terutama anggota terlantik tersebut berkoordinasi dengan jajarannya dalam melaksanakan tugas pengawasan.

“Anggota terlantik, harus segera kerja cepat melakukan kerja-kerja pengawasan. Untuk memaksimalkan itu, harus berkoordinasi dengan jajaran sekretariat Bawaslu di bawahnya,” kata Bagja di Kantor Bawaslu, Jumat lalu (17/5/2024).

Apalagi, ungkap Bagja, saat ini tahapan pemilihan serentak 2024, sudah masuk pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan. Dia berharap, Anggota Panwaslih terlantik dapat bekerja dengan baik.

“Saat ini, tahapan pendaftaran paslon perseorangan pilkada sudah berjalan. Jadi anggota terlantik harus bekerja sebaik mungkin,” imbuhnya.

Tak hanya itu, dia memerintahkan anggota Panwaslih juga bersiap melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi apabila ada Pemungutan Suara Ulang (PSU) hasil PHPU Pemilu Serentak 2024, apabila terjadi di daerahnya.

Adapun pelantikan Anggota Panwaslih Kabupaten/Kota tersebut juga berlangsung secara virtual. Pelantikan terdiri dari sembilan kabupaten kota berasal dari Provinsi Aceh, yakni Kota Banda Aceh, Kabupaten Bireuen, Aceh Tamiang, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tengah, dan Pide Jaya.

Sementara untuk kabupaten/kota lainnya, terdiri dari Kabupaten Pemalang, Lembata, Sarmi, Puncak, dan Paniai. []