Kapolres Bireuen AKBP M Ali Kadhafi S.IK memberi keterangan pers terkait penanganan sejumlah kasus di tahun 2015. (Pikiran Merdeka/Joniful Bahri)

PM, BIREUEN – Hingga akhir  tahun 2015, kasus kriminal di wilayah hukum Bireuen meningkat tajam dibandingkan tahun 2014 lalu. Berdasarkan catatan kepolisian setempat, kasus yang menonjol selama 2015 adalah penganiayaan.

Hal itu dikatakan Kapolres Bireuen AKBP M Ali Kadhafi S.IK dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Bireuen, Rabu (30/12/2015).  Menurut M Ali Kadhafi, untuk seluruh kasus yang sudah ditangani pihaknya meningkat hingga 15 persen dibandingkan tahun 2014.

“Tahun 2014, kasus kriminal yang ditangani pihaknya sebanyak 798 kasus, sementara yang tuntasdtangani  588 kasus atau 73 persen. Sedangkan tahun 2015 terdapat  943 kasus kriminal yang ditangani, untuk penyelesaian sebanyak 575 kasus  atau 61 persen secara menyeluruh,” ujarnya.

Dijelaskanya,  kasus yang sangat menonjol di tahun  2015 adalah penganiaan sebanyak 168 kasus,pencurian biasa 75 kasus, penggelapan 75 kasus, lalu   curanmor 139 kasus dan narkotika 53 kasus.

Dari keseluruhan kasus tersebut, ada sejumlah kasus  yang hampir selesai, tetapi terdapat kendala dengan  surat resmi serta terbenturnya hari libur. Namun hampir 87 persen yang sudah diselesaikan dari keseluruhan kasus tersebut.

Sementara untuk kasus narkoba, tahun 2015 terdapat 76 kasus dan  berhasil diselesaikan hanya 62 kasus dan hanya menyisakan  14 kasus  yang akan diselesaikan tahun 2016 mendatang.

Dari 75 kasus narkotika, pihaknya berhasil menyita berupa barang bukti ganja sebanyak 2.733.124.7 gram, biji ganja 36 gram serta  batang ganja sebanyak 840 batang.

“Untuk jenis sabu yang berhasil diamankan sebanyak 6.408.66 gram dengan  mengamankan  122 tersangka, dari 122 tersangka,  107 orang tersangka itu adalah pemilik sabu-sabu, 15 orang tersangka ganja,” terang M Ali Kadhafi seraya menambahkan, 11 hektar ladang ganja juga berhasil dimusnahkan.

Di samping kasus kriminal, pihak Polres Bireuen juga  menangani 2  kasus  korupsi. Kedua  kasus tersebut hingga kini masih dalam tahap lidik. Terkait kasus ini, akan dilanjutkan ke tahap sidik dan perkaranya sudah digelar perkara di Polda Aceh.

“Setelah dilakukan seluruh sidik, kedua kasus ini akan tetap diekpos, namun kepada rekan-rekan wartawan untuk tetap bersabar,” pintanya.

Turut hadir dalam konferensi pers itu, Wakapolres Bireuen Kompol Siswara Hadi Candra S.IK, Kasat Reskrim AKP Syamsul SH, Kasubbag Humas Polres Bireuen Ipda Yusroni serta personil Polres setempat. [PM007]

Komentar