Membajak Secara Tradisional

Membajak Secara Tradisional
Sabirin memanfaatkan hewan peliharaannya sapi untuk membajak kebunnya

Saat ini jenis bajak sawah yang menggunakan tenaga sapi sudah jarang dijumpai bahkan hampir tidak terlihat lagi disawah-sawah. Peran hewan itu sudah tergantikan dengan mesin traktor.

Tetapi Sabirin (73) lebih memilih cara tradisional dalam menggarap lahan kebun yaitu membajak menggunakan sapi di kawasan Cot Iri, Aceh Besar.

Sabirin mengaku, membajak tanah dengan menggunakan sapi secara waktu memang lebih lama dari pada menggunakan mesin traktor, tetapi tidak menimbulkan pencemaran pada tanah.

Manancapkan bajak yang ditarik oleh satu sapi betina ini menjadi pemandangan yang menarik, juga membiasakan sapi bergerak bebas, tidak hanya dikurung didalam kandang saja.[]

 

Teks & Foto: PM/Oviyandi Emnur

 

Sabirin memanfaatkan hewan peliharaannya sapi untuk membajak kebunnya

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Polri Klaim Sudah Identifikasi Penembak di Aceh
Mobil Toyota Kijang BK 1216 HO berstiker Caleg Partai Aceh (PA) milik Haswadana, Caleg nomor 3 Dapil 5.

Polri Klaim Sudah Identifikasi Penembak di Aceh

Pemilu di Aceh Berjalan Lancar
TPS di Banda Aceh. (Viva.co.id/ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Pemilu di Aceh Berjalan Lancar

Polantas Bireuen Bekuk Kurir Sabu Saat Razia
Petugas Polantas Polres Bireuen berhasil membekuk kurir sabu berserta barang bukti 5 kg sabu saat menggelar razia di Padang Kasab, Kecamatan Plimbang, Bireuen.

Polantas Bireuen Bekuk Kurir Sabu Saat Razia