IMG 20210120 WA0056
Juru Bicara Fraksi PAN DPR RI, Nazaruddin Dek Gam. (Foto/Ist)

PM, Banda Aceh – Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin Dek Gam mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang melakukan penyelidikan di Aceh.

Sebelumnya beredar kalau KPK sudah memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah dan Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, terkait proyek pengadaan Kapal Aceh Hebat.

“Saya mendukung KPK, dan mengapresiasi KPK yang sudah bergerak cepat dalam melakukan penyelidikan di Aceh,” kata Nazaruddin Dek Gam, Jumat (4/6/2021).

Dek Gam mengaku sudah jauh-jauh hari meminta perhatian khusus KPK terhadap proses pengelolaan anggaran di Aceh. Dengan anggaran besar, pengawalannya menurut dia tentu harusnya lebih ketat.

“Kalau tidak ada pengawalan, Aceh akan semakin tertinggal, ini butuh campur tangan KPK,” jelas Dek Gam.

Ia bahkan meminta dukungan masyarakat Aceh kepada KPK yang tengah menyelidiki kasus tersebut.

“Saya dalam beberapa kali rapat dengan KPK, secara pribadi selalu menyampaikan kepada Ketua KPK, pak Firli untuk melihat dan mengawal anggaran di Aceh,” ungkap Dek Gam.

Pengungkapan kasus korupsi di Aceh, menurutnya juga memberi kepastian hukum atas pengelolaan dana otsus yang belum berjalan maksimal. Di sisi lain ia tak memungkiri beberapa fakta dana itu dipakai untuk kepentingan bacakan.

“Makanya untuk mewujudkan implementasi otsus tepat sasaran, maka proses penegakan hukum sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Dek Gam mengaku juga pernah melakukan pemetaan khusus bersama lembaga Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh, untuk melihat fakta-fakta temuan terhadap adanya dugaan tindakan pidana korupsi di Aceh.

“Termasuk dalam mendorong pengungkapan perkara khusus yaitu proyek multiyears, Kapal Aceh hebat dan proyek Pembangunan Jembatan Kilangan,” pungkasnya.(*)