PM, TAPAKTUAN–Fraksi Demokrat DPRK Aceh Selatan mengapresiasi laporan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Aceh Selatan yang terus meningkat secara berturut-turut. Fraksi Demokrat minta Pemkab Aceh Selatan agar memelihara secara utuh dan proporsional persoalan tersebut.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi Aceh Selatan dapat diukur sejak tahun 2013 sebesar 4,19 persen menjadi 4,47 persen pada tahun 2014. Target pertumbuhan ekonomi tahun 2015 sebesar 5,04 persen sebagaimana tertuang dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Aceh Selatan tahun 2014.

“Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara pertumbuhan ekonomi dengan laju inflasi yang mencapai 6,18 persen pada tahun 2013 dan 2014. Bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi yang hanya 4,47 persen telah menjadikan daya beli masyarakat semakin lemah sehingga pertumbuhan ekonomi belum memberikan kontribusi positif terhadap daya beli masyarakat,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRK Aceh Selatan, Irwan, di Tapaktuan, Senin (10/08/2015).

Irwan menyebutkan, berdasarkan LKPJ Bupati Aceh Selatan tahun 2014 disebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi masih didominasi dari kontribusi sektor keuangan, persewaan, dan jasa, yang mencapai 13,28 persen. Selanjutnya, kata dia, disusul sektor transportasi dan komunikasi yang mencapai 9,56 persen.

“Karena itu, kami mengingatkan Bupati Aceh Selatan agar memberikan perhatian yang lebih terhadap sektor pertanian dan perkebunan secara kongkret,” tambahnya.

PM004

Komentar