PM, Blangpidie – Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) asal kampus Universitas Teuku Umar (UTU) meulaboh menggelar lima cabang perlombaan anak saleh di desa Aleu Peunawa, kecamatan Babahrot, kabupaten Abdya.

Ketua KKN desa setempat, Risky Abdullah Saidi mengatakan, setelah lebih kurang 40 hari mengabdi, mahasiswa sudah harus meninggalkan desa tersebut dan kembali lagi melanjutkan studi akademiknya di kampus.

“Kami mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh masyarakat Gampong Alue Peunawa yang telah menerima kami dengan sangat baik hingga saat ini,” ungkapnya saat memberi sambutan perpisahan, Jumat (3/8).

Selain itu, Risky mewakili rekan mahasiswa lainnya memohon maaf kepada semua pihak jika semasa melaksanakan KKN ada hal-hal yang tidak berkenan.

“Sekali lagi, saya mewakili teman-teman memohon maaf yang sebesar-besarnya atas perilaku kami yang tidak berkenan,” pinta ketua KKN.

Dia menjelaskan, beberapa ajang festival anak saleh sudah digelar sejak tiga hari yang lalu seperti, perlombaan Adzan, hafalan surah pendek, Tilawatil Qur’an, pidato dan kaligrafi. Selain itu juga ada lomba kaligrafi khusus untuk para pemuda.

Sementara itu, Bahagia selaku kepala desa Alue Peunawa mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, baik masyarakat, perangkat desa maupun mahasiswa KKN yang telah menyumbangkan tenaga maupun pikiran dalam mengabdi di desa tersebut.

“Saya mewakili dari masyarakat juga meminta maaf jika selama anak-anak kami berada disini dengan fasilitasnya tidak begitu memadai sebagaimana di rumah anak-anak kami sekalian,” ungkapnya. []

Reporter: Armiya

Komentar