PM, Blangpidie – Salah seorang pemuda asal Nias memutuskan untuk memeluk agama Islam. Prosesi pengucapan syahadat tersebut berlangsung di masjid Baitul Makmur desa Alue Peunawa, kecamatan Babahrot, kabupaten Aceh Barat Daya sekira pukul 10.30 Wib. Jum’at (3/7).

Bahagia selaku kepala desa setempat membenarkan bahwa pihaknya telah mensyahadatkan salah seorang pemuda bernama Firman Jaya, Jum’at kemarin.

“Ya benar, kita bersama MPU Abdya, dihadiri Kwaket, Polsek, Koramil, Camat se-kecamatan Babahrot dan sejumlah perangkat desa beserta masyarakat telah mensyahadat dan menyaksikan salah seorang pemuda yang dulunya non-muslim, dan Alhamdulillah sekarang dia telah menjadi saudara kita seagama (Islam),” ungkapnya kepada pikiranmerdeka.co, Sabtu (4/7).

Diceritakan sebelumnya, beberapa hari yang lalu Firman Jaya pernah mendatangi rumah kepala desa setempat. Kedatangannya itu untuk menyampaikan niatnya ingin masuk Islam.

“Setelah saya telusuri memang hijrah yang dihajatkan tersebut tanpa ada paksan dari pihak manapun. Sebelumnya Firman memang telah meninggalkan makanan dan minuman yang haram sejak di masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Mungkin saja dia tidak tahu harus bersyahadat melalui siapa,” ujar Bahagia.

Ia juga mengatakan, di desa tersebut Firman tinggal bersama abang sepupunya yang lebih dulu memeluk Islam sekitar 10 tahun yang lalu.

Usai menerima permintaan itu, Bahagia segera mendiskusikannya dengan sekretaris desa (sekdes) dan beberapa tokoh masyarakat, hingga akhirnya mereka melapor ke kwaket Babahrot.

“Kemudian kami bersama-sama dengan kwaket menuju Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Abdya untuk melapor, bahwasanya ada salah seorang non muslim yang bernama Firman Jaya ingin mengucapkan syahadat atau masuk Islam,” ujar Bahagia.

Tak menunggu waktu lama, MPU menentukan jadwal untuk melangsungkan hajatan tersebut.

“Alhamdulillah, di mesjid Baitul Makmur desa Alue Peunawa atas nama Firman Jaya sudah kita syahadatkan sebelum waktu shalat Jumat kemarin,” imbuh Bahagia. []

Reporter: Armiya

 

Komentar