Blangpidie—Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Abdya Jufri Hasanudin-Yusrizal Razali dari Partai Aceh, mengantongi dana awal kampanye terbesar dibanding lima kandidat calon lainnya di daerah tersebut.

Ketua Pokja Kampanye KIP Abdya Ir Teuku Umar pada Pikiran Merdeka, Sabtu (24/3), menerangkan, dari 6 pasangan calon bupati/wakil bupati yang akan berlaga pada Pemilukada Abdya mendatang, pihaknya hanya menerima laporan dana awal kampanye terbesar dari pasangan Jufri-Yusrizal, Rp810 juta.

Dikatakannya, laporan awal dana kampanye tersebut sangat dibutuhkan agar masyarakat bisa menilai fakta di lapangan.

“Di mana nantinya tiap calon dalam memamerkan atribut kampanye atau semacamnya dengan menggunakan dana di luar dana yang dilaporkan, hal itu menurutnya sangat salah dan akan jadi temuan pelanggaran yang akan ditindaklanjut oleh Panwaslu. Nanti bukti dana akan diaudit oleh konsultan public yang menang tender,” kata Teuku Umar.

Dana kampanye yang disodorkan sekarang lanjutnya merupakan laporan awal. Bisa saja dalam waktu dekat, laporan dana kampanye dimaksud akan berubah sesuai dengan kebutuhan masing-masing calon.

“Nanti saat mereka melaporkan lagi dana kampanye yang tersedia, maka laporannya akan berubah lagi,” sebut Teuku Umar.

Ditambahkan, laporan awal dana kampanye masing-masing kandidat wajib disampaikan oleh pasangan calon kepada KIP setempat dalam waktu sehari sebelum masa kampanye dimulai dan sehari setelah masa kampanye berakhir, berdasarkan Undang-Undang nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah pasal 32 ayat (6).

“Jika ada pasangan calon yang tidak menyampaikan laporan awal dana kampanye, artinya mereka melanggar aturan main,” pungkasnya.

Adapun jumlah dana awal kampanye tiap pasangan calon bupati/wakil bupati Abdya masing-masing: Akmal Ibrahim-Lukman sebesar Rp297.550.000, Maimun Habsyah-Ramli Bahar Rp5 juta, Fadhli Ali-Suryadi Razali Rp133.500.000, Sulaiman Adami-Afdhal Jihad Rp143 juta, Fakhruddin-Burhanuddin Sampe Rp10 juta, dan Jufri Hasanuddin-Yusrizal Razali Rp810 juta.[pm/alf]

Komentar