Tempat pelaksanaan lempar jumrah di Mina. (AP Photo/Khalil Hamra)

Makkah – Menteri Agama yang juga Amirul Hajj Indonesia, Lukman hakim Saifuddin, meminta jamaah haji Indonesia menaati aturan dalam melontar jumrah. Imbauan itu diharapkan dapat ditaati dan dipatuhi jamaah, supaya penyelenggaraan haji berjalan sesuai rencana.

“Melontar jumrah itu ada waktu-waktu khusus yang saya minta agar setiap kloter ketua rombongan, ketua regu, juga petugas-petugas kita di sektor, petugas di Arafah, di Mina selalu menyampaikan kepada jamaah waktu-waktu yang disarankan untuk menuju Jamarat guna melontar jumrah,” ujar Lukman, saat meninjau Arafah, Muzdalifah, dan Mina pada Senin (5/8) waktu Arab Saudi.

Lukman menginformasikan, agar memerhatikan lampu yang menjadi penanda waktu jamaah untuk melontar jumrah.

“Setiap pintu keluar masuk di area Mina itu selalu dilengkapi dengan lampu. Itu juga sebagai tanda kapan jamaah boleh keluar untuk menuju Jamarat, kapan waktu yang sebaiknya tetap berada di wilayah Mina karena ada larangan untuk tidak menuju ke sana,” terangnya.

Dia meminta petugas haji dan petugas kloter, rombongan, dan petugas regu, untuk terus menyosialisasikannya kepada jamaah haji. “Mohon diinformasikan, disosialisasikan supaya taat aturan,” terangnya.

Sumber: Republika

Komentar