Dorrr..! Dua Penculik Tewas di Geurugok

penembakan
Foto: ilustrasi

PM, Bireuen- Polisi menembak mati dua tersangka penculik Kamal Bahri, Sekretaris Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Aceh, Senin (1/2/2016) pukul 11.00 WIB. Insiden itu terjadi di lintas Banda Aceh-Medan di kawasan Geurugok, Kecamatan Gandapura, Bireuen.

Kedua tersangka penculik yang tewas merupakan warga Nisam, Aceh Utara, yaitu Ismuharuddin dan Barmawi. Saat ini kedua jenazah korban disemayamkan di Rumah Sakit Cut Mutia, Lhokseumawe.

Dua tersangka disergap saat penyerahan uang tebusan oleh keluarga korban kepada pelaku di lintasan Medan-Banda Aceh di Geurugok. Begitu menerima uang tebusan, korban pun dilepas sementara penculik yang mengendarai mobil Toyota Avanza langsung tancap gas ke arah Medan.

“Polisi yang sudah mengintai proses transaksi tersebut langsung melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan tersangka, namun tidak digubris,” kata seorang saksi mata di lokasi.

Polisi akhirnya berhasil menghentikan mobil tersangka setelah menembakkan ban mobil tersebut. Saat itu, seorang tersangka turun dari mobil dengan menenteng senjata api kemudian menembak ke arah polisi. Kontak senjata pun tak terelakkan, hingga akhirnya dua penculik tewas setelah ditembusi timah panas polisi.

“Ismuharuddin tewas di tempat sedangkan Barmawi (tewas) saat perjalanan ke Rumah Sakit Cut Meutia,” kata Dir Reskrim Polda Aceh Kombes Pol Nurfallah yang dihubungi Pikiran Merdeka.

Selain menewaskan dua tersangka, polisi ikut menyita satu pucuk senjata serbu jenis SS1, tujuh magazen Ss1, satu senjata api jenis FN beserta magazennya, uang tunai Rp700 juta, dan satu unit blackberry. [PM003]

2 Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. (Privacy Policy)

  1. Seharusnya pihak kepolisian juga menyilidiki penipuan yang dilakukan oleh pihak ULP terhadap BARNAWI..makanya dia bisa sampai berbuat begitu…asal orang besar yang menjadi korban POLISI pasti selalu cepat bereaksi..dari dulu sampai sekarang tak ubah..

Tinggalkan Balasan ke ivan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Parade Dunia Selamatkan Gajah, Dimulai di Banda Aceh
Parade menyelamatkan gajah dan satwa langka, di Simpang Lima, Banda Aceh, Sabtu 3 Oktober 2015, pukul 08.30 WIB pagi sampai selesai. Aksi ini dilaksanakan kumpulan komunitas pecinta satwa langka. Taufan Mustafa.

Parade Dunia Selamatkan Gajah, Dimulai di Banda Aceh

Siap Mati demi Rohingya
Siap Mati demi Rohingya

Siap Mati demi Rohingya