ilustrasi

PM, Aceh Tenggara – Perampokan dengan kekerasan terjadi pada Rabu siang kemarin (6/6) di gampong Pulolatong,Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara.

Informasi yang dihimpun PIKIRANMERDEKA.CO dari warga sekitar, peristiwa perampokan itu terjadi digampong Pulo Latong yang berada tepat di pinggir jalan raya Kota Kutacane. Korban perampokan dengan kekerasaan itu bernama Yusniar Boru Aritonang alias Mak Celvin (38).

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Gugun melalui Kasubbag Humas Polres Iptu Ajudan via selulernya kepada PIKIRANMERDEKA CO, Kamis (7/6) membenarkan ada peristiwa perampokan tersebut.

Berdasarkan keterangan yang sempat diutarakan dari korban, ada dua pelaku mendatangi rumah korban yang berada di gampong setempat.

“Saat itu, pelaku membawa korban untuk masuk ke dalam rumahnya lalu merampas harta benda hingga mengacak-acak dan membongkar barang-barang yang ada dirumah korban,” kata Iptu Ajudan.

Saat itu, kata Iptu Ajudan, pelaku memaksa korban untuk menyerahkan uang sebanyak Rp 20 juta beserta barang-barang berharga berupa berlian yang nilainya ditaksir hingga Rp 200 jutaan serta membawa kabur sepeda motor milik korban jenis honda Vario.

“Tak hanya itu emas korban juga diambil pelaku sekitar 100 mayam, Handphone android 2 unit, buku tabungan serta barang lainnya,” ungkap Iptu Ajudan.

Setelah melakukan aksinya kedua pelaku berencana membunuh korban dengan penganiayaan berat. Hasil pemeriksaan sementara ini, korban mengalami luka berat di bagaian belakang kepala, jidat, batang hidung, dan sejumlah bagian tubuh lainnya.

Korban sempat dibawa kerumah sakit Nurul Hasanah Kutacane saat itu juga tetapi kondisinya cukup parah. “Jadi informasi terakhir keluarganya telah membawa korban ke rumah sakit yang ada di kota Medan untuk diberikan penanganan medis yang intensif,” tambahnya.()

Komentar

AdvertisementPemutihan pajak Kenderaan di Aceh