Pemilukada Aceh

Pemilukada Aceh

Banda Aceh–Banyak warga Kota Banda Aceh belum menerima undangan pencoblosan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga dua hari sebelum pencoblosan suara.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Centra Politika, Gading HS, Sabtu (7/4/2012).  Gading mengetahui hal itu dari survey telepon yang dilakukan lembaganya kepada warga kota.

” Dari 400 responden yang kami survey, sebanyak 57 persen responden menyatakan belum menerima, dan 43 persen responden menyatakan sudah menerima undangan dari PPS,” kata Gading.

Menurutnya persoalan masih banyaknya warga yang belum menerima surat undangan akan berpengaruh besar terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilukada 2012 nantinya.

“Kami berharap hal ini menjadi perhatian serius dari Panwaslu untuk menindaklanjuti hal ini,” katanya.

Sementara anggota Panwaslu Aceh, Adi Nirwan saat dikonfirmasi mengenai hal ini menyatakan bahwa surat undangan pemilihan seharusnya sudah diterima warga satu hari sebelum waktu pencoblosan.

” Ketentuannya satu hari sebelum pencoblosan warga sudah terima surat undangan dari PPS,” katanya.

Menurut Adi Nirwan, jikapun kemudian warga tidak atau belum menerima undangan dari PPS, warga dapat datang pada hari pemungutan suara dengan memperlihatkan KTP untuk mencoblos.

” Tapi hal itu hanya berlaku jika warga tersebut sudah terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap yang dikeluarkan KIP, jadi ketika warga sudah terdaftar di DPT, warga dapat memperlihatkan KTP dan melakukan pencoblosan,” jelasnya.[pm/chk]

Komentar