8 Warga Aceh Tersesat 5 Hari di Hutan Perbatasan RI-Malaysia

8 Warga Aceh Tersesat 5 Hari di Hutan Perbatasan RI-Malaysia
8 Warga Aceh Tersesat 5 Hari di Hutan Perbatasan RI-Malaysia

PM, Banda Aceh – Delapan orang warga Aceh Tamiang, Aceh, harus menelan kekecewaan, lantaran mereka ditipu oleh agen penyalur tenaga kerja ilegal yang berasal dari Aceh.

Menurut informasi yang diperoleh, kedelapan orang ini awalnya ditawarkan kerja di salah satu perkebunan sawit di Malaysia. Namun, di perbatasan Kalimantan dan Negeri Jiran itu, mereka ditinggal di hutan belantara.

Untuk mencapai perbatasan, kedelapan warga Aceh Tamiang itu menempuh perjalanan selama lima hari untuk keluar dari hutan, dan menemukan pemukiman di Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Dinas Sosial Aceh, Rohaya Hanum, membenarkan informasi tersebut. Pihaknya masih berkoordinasi dengan instansi terkait di Kalimantan Barat untuk pemulangan TKI asal Aceh itu.

“Untuk tahap selanjutnya sedang dilakukan koordinasi ke Etikong dalam rangka upaya pemulangan para TKI Aceh Tamiang,” sebutnya saat dikonfirmasi, Rabu 14 November 2018.

Adapun kedelapan warga Aceh Tamiang tersebut yakni, Ano warga Desa Bandar Setia Kecamatan Tamiang Hulu, Bayu Suardika warga Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tenggulun, Darmansyah warga Desa Sriwijaya Kecamatan Kota Kuala Simpang.

Kemudian, Suherdi warga Desa Tebing Tinggi Kecamatan Rantau Selamat, Akbar warga Desa Alue Tui, Samsul Bahri warga Desa Alur Cucur, dan Samsuar warga Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tenggulun. | Viva

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

WhatsApp Image 2024 12 12 at 17.00.04
Keterangan foto: Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh, Drs. Muhammad Diwarsyah M.Si menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis, 12 Desember 2024 Foto: (Humas BPPA)

Plt Sekda Aceh Hadiri Rakornas Forsesdasi 2024

Demo Korban Konflik
Ratusan korban konflik berunjuk rasa di kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (23/4). Massa menuntut dana pembangunan rumah, sebagai kompensasi atas rumah yang dibakar saat konflik dulu.(PIKIRAN MERDEKA/HERI JUANDA)

Indonesia Pertanyakan Laporan HAM Soal Aceh