Debat Pilkada 2024: Cagub Bustami Tawarkan Harapan Baru bagi Aceh

IMG 20241026 WA0047
Paslon Gubernur Bustami Hamzah dan M. Fadhil Rahmi memaparkan program penguatan syariat Islam dalam debat perdana Pilkada Aceh 2024, Jumat (25/10) malam. Foto: MC Bustami-Fadhil.

PM, Banda Aceh – Debat perdana pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Aceh pada Pilkada 2024 mengusung tema penyelesaian persoalan daerah dan upaya memajukan Aceh. Cagub nomor urut 1, Bustami Hamzah, bersama cawagubnya, M. Fadhil Rahmi, mendapat kesempatan pertama untuk memaparkan visi dan misi mereka.

“Kami berharap bahwa visi dan misi kami dapat menjadi harapan baru bagi Aceh ke depan untuk mewujudkan Aceh yang sejahtera, berkeadilan, dan berintegritas,” ungkap Bustami dalam debat publik yang berlangsung pada Jumat, 25 Oktober 2024.

Bustami menyoroti persoalan utama Aceh saat ini, yaitu menurunnya penerimaan daerah dan semakin berkurangnya dana otonomi khusus (otsus). Dana otsus dijadwalkan berakhir pada 2027, namun, menurut Bustami, pemanfaatannya belum maksimal.

Baca: Tampil Prima di Debat Perdana, Bustami Siap Perjuangkan Dana Otsus Abadi untuk Kemakmuran Aceh

Baca: 1 Desa 1 Hafiz dan Beasiswa Luar Negeri, Program Penguatan Syariat Islam Paslon Om Bus-Syech Fadhil

“Sudah 17 tahun berlalu, tapi kita belum mampu memanfaatkan dana otsus secara maksimal untuk meningkatkan kapasitas fiskal Aceh,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa tingkat kemiskinan dan pengangguran di Aceh masih tinggi, bahkan di atas rata-rata nasional. Bustami menyatakan, jika diberi kepercayaan, ia akan berjuang untuk kesejahteraan masyarakat Aceh dengan mengupayakan dana otsus abadi.

“Kami akan berjuang bersama-sama elemen masyarakat Aceh untuk meyakinkan pemerintah pusat agar memberikan dana otsus abadi,” kata Bustami.

Ia berkomitmen memperjuangkan dana otsus abadi serta mengembangkan sektor-sektor utama ekonomi Aceh, termasuk pertanian, perikanan, dan kehutanan. Selain itu, Bustami berjanji untuk menciptakan birokrasi yang modern dan pelayanan publik yang lebih baik demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh.

Baca juga: Jawab Pertanyaan Mualem dalam Debat, Bustami Paparkan Program Nyata Peningkatan Melek Al-Qur’an saat Jabat Pj Gubernur Aceh

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

sehati
Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki hingga kini enggan melantik Sekda Aceh Bustami Hamzah sebagai Komut Bank Aceh Syariah, meskipun OJK telah menyetujui pengangkatan nya pertanggal 17 Juli 2023. Kini jabatan Komut dibiarkan kosong hingga 9 bulan. Foto: Ist

Sorotan Pelantikan Baru: Komut Bank Aceh Syariah Tak Terisi selama 9 Bulan

Syukri, yang Tak Tunduk pada Nasib
Syukri, Pemuda lajang asal Desa Pulo keutoe Kecamatan Merah Mulia, Aceh Utara sedang memperbaiki sepeda motor warga. Minggu (6/5). (Pikiran Merdeka | Saifullah)

Syukri, yang Tak Tunduk pada Nasib