Gagal Start di Depan, Rossi Salahkan Cuaca

Gagal Start di Depan, Rossi Salahkan Cuaca
Valentino Rossi (AP/Shizou Kambayashi)

PIKIRANMERDEKA.CO – Nasib buruk yang menimpa Valentino Rossi sejak latihan bebas berlanjut hingga kualifikasi MotoGP Spanyol 2018 di Sirkuit Jerez, Sabtu (5/5/2018). Pembalap Movistar Yamaha itu akan memulai balapan dari posisi ke-10.

Sejatinya, Rossi sudah merasa pesimistis sejak FP1 MotoGP Spanyol. Saat itu, ia hanya menempati urutan keenam dengan selisih 0,220 detik dari Andrea Dovizioso, pembalap Ducati yang menempati posisi teratas klasemen catatan waktu.

Ternyata, situasi itu masih tak bisa dibenahi Rossi hingga kualifikasi. Catatan waktu 1 menit 38,267 detik milik The Doctor hanya menempati posisi ke-10. Ia terpaut 0,614 detik dari pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow yang merebut pole position.

Memulai balapan dari urutan ke-10 jelas menyulitkan tugas Rossi pada balapan MotoGP Spanyol, Minggu (6/5/2018). Apalagi, Sirkuit Jerez dikenal memiliki lintasan yang sempit di mana melakukan overtake jadi tugas yang berat. Karena hal ini, Rossi merasa cuaca sedang tak berpihak kepadanya.

“Bukan hari yang bagus. Perasaan yang sama sejak Jumat. Dengan suhu lebih rendah di FP3, kami lebih kuat, kecepatan lebih baik. Di sore hari, suhu naik dan saya pun menderita. Semuanya jadi lebih sulit. Kami harus menemukan sesuatu untuk mengatasinya,” ujar Rossi, dikutip Speedweek.()

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Atlet Perpanas
Muhammad Isa mempersembahkan medali emas untuk kontingen Aceh melalui Para Atletik Putra 100 M T13 Peparnas XVII di Stadion Sriwedari Solo, Selasa (8/10/2024). Foto: Peparnas17

Aceh Raih Emas Pertama di Peparnas XVII Solo

IMG 20210123 WA0004
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mendengarkan pemaparan dari Wakil Bupati Pidie, Fadhullah TM Daud terkait rencana pembangunan sejumlah venue pertandingan PORA ke XIV, di Pendopo Bupati Pidie, Sabtu (23/1/2021). (Foto/Humas)

Nova: Pembiayaan Infrastruktur PORA Tak Cukup Hanya dari APBA