IMG 20191216 WA0014
Dok. PT Pertamina

PM, Jantho – Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat terkait ketimpangan harga gas elpiji 12 kg dengan 3 kg, Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto menyurati sales area manager PT Pertamina Patra Niaga.

Iswanto meminta Pertamina menggelar operasi pasar murah di sejumlah wilayah di Aceh Besar sebagai solusi dari ketimpangan harga gas di tengah masyarakat.

Dalam surat yang diterbitkan pada Selasa (18/4/2023) lalu, Pj Bupati Iswanto menjelaskan, akibat mencoloknya perbedaan harga gas 12 kg dengan 3 kg, kini banyak masyarakat yang beralih menggunakan gas elpiji 3 kg.

Sehingga terjadi penyimpangan distribusi kian tinggi dan harga eceran telah melampaui ketetapan harga eceran tertinggi (HET) di Aceh Besar.

“Kami mohon kepada Pertamina agar dapat membantu melakukan Operasi Pasar gas elpiji di beberapa titik wilayah di Aceh Besar,” kata Iswanto dalam surat tersebut.

Secara terpisah, Iswanto pada Kamis (20/4/2023) mengaku, operasi pasar murah diyakini akan efektif mengatasi masalah ketimpangan harga barang kebutuhan masyarakat yang sering naik turun di pasaran. Seperti yang dilakukan Pemkab Aceh Besar selama bulan puasa, masyarakat antusias berbelanja di pasar pangan murah atau pasar murah.

Lebih lanjut, selain pihak Pertamina, Iswanto juga berkomunikasi dengan Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh atau organisasi mitra resmi Pertamina, dengan harapan agar dapat ikut serta membantu permasalahan masyarakat terkait gas.

Sebelumnya, Iswanto juga pernah menyurati Pertamina dan Hiswana Migas Aceh, terkait penambangan kuota pasokan solar nelayan di kawasan Pulo Aceh.

“Kita tak mau main main dengan kebutuhan dasar rakyat, jika kurang kita langsung dengan stakeholder terkait. Alhamdulillah selama ini disahuti dengan baik,” pungkasnya. [*]