PM, Banda Aceh – Tim Marching Band Gita Handayani (MBGH) Dinas Pendidikan Aceh akan kembali bertarung untuk memperebutkan Piala Presiden Republik Indonesia, Minggu (17/11/2019), di Gelanggang Olahraga (GOR) POPKI, Cibubur.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri memberi apresiasi sepenuhnya pada tim ini.

“Dengan modal juara pada kejuaraan Grand Prix Junior Band (GPJB) tahun 2016 lalu, kita harapkan mampu memberikan prestasi terbaik di ajang Grand Prix Junior yang memperebutkan Piala Presiden Republik Indonesia. Perlu dukungan dan doa dari kita semua,” ujar Rachmat Fitri, Minggu (10/11).

Karenanya ia meminta para peserta terus dibekali guna memaksimalkan kemampuan peserta, baik dari sisi mentalitas maupun penggunaan alat.

Bahkan, Rachmat juga mengingatkan seluruh anggota tim MBGH, untuk tetap rutin menunaikan shalat.

“Apapun yang kita lakukan dan kemanapun kita pergi, jangan pernah meninggalkan Shalat. Sebab hanya kepada Allah SWT kita memohon dan saya yakin Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi kita,” pesannya.

Sebagaimana diketahui, pada ajang Grand Prix Junior yang memperebutkan Piala Presiden Republik Indonesia, tim MBGH akan mengikuti cabang lomba Display.

Pelatih tim, Taufik Hidayat alias Toya, menyebutkan tim ini akan bertolak ke Jakarta pada Kamis (14/11/2019).

Memulai debut tingkat nasional sejak Tahun 2014, MBGH telah meraih berbagai prestasi. Pada tahun 2016 lalu, mereka meraih juara umum pada Kejuaraan Grand Prix Junior (GPBJ) pada Piala Presiden Republik Indonesia.

Sebagai juara Piala Presiden, pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2017 lalu, tim Marching Band Gita Handayani tampil di Istana Negara, Jakarta.

“Alhamdulillah prestasi kembali kita raih pada Tahun 2018 pada kejuaraan Marching Band Piala Raja Hamengku Buwono tahun 2018 di Yogyakarta. Meski baru pertama kali ikut pada ajang tersebut, tim ini berhasil menyabet gelar juara umum, sekaligus membawa pulang piala bergilir Raja Hamengkubuwono,” katanya. []

Komentar

AdvertisementPemutihan pajak Kenderaan di Aceh