IMG 20210909 100638
Dok BPBA

PM, Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mendapat alat Warning Receiver System (WRS) New Generation dari BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Rabu, 8 September 2021. WRS merupakan alat penerima informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami berupa smart display.

WRS tersebut langsung diserahkan oleh Kepala BMKG Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin dan diterima oleh Kalak BPBA, Ilyas.

Diharapkan, WRS tersebut nantinya dapat menjamin stakeholder menerima informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami untuk mengambil langkah penting selanjutnya. “Saat ini durasi penyajian informasi gempa berkisar tiga menit sejak gempa terjadi. Dijanjikan ke depannya informasi deteksi dini ini akan menjadi kurang dari 3 menit agar informasinya menjadi lebih cepat, tetapi dengan keakuratan yang tinggi,” kaya Andi.

BMKG juga akan menyosialisasikan kepada masyarakat terkait mekanisme WRS tersebut. “Pendeteksian dan informasi gempa dan tsunami disampaikan melalui SMS dan WhatsApp. Di Aceh, WRS sudah ditempatkan di Basarnas, BPBD, Kota Banda Aceh, dan BPBA,” lanjut Andi.

Sementara itu Ilyas mengatakan alat WRS tersebut akan diletakkan di Pusdalops BPBA. Pihaknya juga akan melakukan pelatihan untuk operator untuk memfungsikan alat tersebut.

“Dengan adanya alat peringatan dini tsunami, diminta pejabat yang berwenang dapat segera mengambil keputusan untuk disampaikan kepada instansi terkait dan masyarakat agar melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman dari tsunami,” kata Abi.

Dia berharap dengan adanya sinergitas antara BPBA dengan BMKG dapat berdampak pada meminimalisir risiko bencana, khususnya terkait gempabumi dan tsunami. “Sehingga tugas BPBA dalam mengevakuasi korban dapat terbantu dan menjadi lebih ringan dengan pemanfaatan WRS ini,” katanya.[]

Komentar