PM, Banda Aceh – Seorang pria ditemukan oleh warga dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri di dalam sebuah toilet Pelabuhan Ulee Lheu, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, pada Minggu (29/7) pukul 07.00 WIB.

Terlihat pria tersebut mengeluarkan darah dari mulutnya. Kondisi korban juga terlihat babak belur, diduga adalah korban penganiayaan.

Melihatkejadian ini, korban kemudian langsung ditolong oleh warga dan dibawa ke rumah sakit.

KapolsekUlee Lheu AKP Elputri mengatakan, korban diketahui adalah warga Sabang.

“Korban diketahui bernama Riza Feryanda (25) warga jalan Masjid Ibrahim Jurong M Thaib Desa Kota Atas, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang,” katanya.

Kronologi kejadian, jelas Kapolsek, berawal ketika salah seorang warga ingin masuk ke toilet pria, pelabuhan Ulee Lheu. Kemudian warga tersebut melihat ada tetesan darah di lantai toilet.

“Saat digedor pintu kamar mandi, tidak ada yang menyahut dan tidak dibuka pintu kamar mandi. Sehingga dengan dibantu beberapa warga lainya pintu toilet tersebut kemudian didobrak dan ditemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri,” terang Elputri.

Tambah Kapolsek, kemudian dibantu warga, personel Polsek Ulee Lheu langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin.

“Saat ini korban telah dilarikan ke RSUDZA, korban masih belum sadarkan diri,” kata Kapolsek.

Menurut keterangan yang diperoleh, ungkap Elputri, korban sebelumnya sempat memberitahukan kepada kakak kandungnya terkait kejadian ini.

“Namun korban sempat mengatakan kepada kakak kandungnya bahwa korban dipukul oleh 5 orang pelaku, di daerah pasar Aceh, Gampong Baro dan kemudian korban lari ke pelabuhan Ulee Lheu bersembunyi di dalam kamar mandi. Dari keterangan korban bahwa korban dipukuli oleh salah seorang yang disebutnya berinisial P,” ujarnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. “Kita sudah mengamankan sejumlah alat bukti, soal motif kejadian ini masih dalam penyelidikan,” pungkas Elputri. []

Reporter: Ali

Komentar