PM, Singkil – Juliani, warga Desa Sianjo Sianjo kecamatan Gunung Meriah menjadi korban begal oleh orang tak dikenal di jalan lintas Singkil-Rimo wilayah desa Telaga Bhakti, Singkil Utara atau tepat di wilayah PT PLB/Astra. Pembegalan terjadi sekitar pukul 09.10 WIB, Sabtu (4/8).

Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Agus Riwayanto Diputra menjelaskan kronologi kejadian.

Korban diketahui berangkat dari rumah makan ‘Berkat Yakin’ depan terminal Rimo mengendarai sepeda motornya.

Saat korban hendak menuju lokasi Perkemahan kwarcab Aceh Singkil yang bertempat di desa Gosong Telaga Timur, ia membawa sebuah tas kulit warna merah muda, di dalamnya berisi uang tinai Rp48 Juta.

“Tak hanya itu, kata korban ia juga memiliki gelang emas bentuk belah rotan dengan berat 15 gram,” ujar Iptu Agus.

Dalamperjalanan, tiba-tiba muncul dua orang mengendarai motor RX-KING berwarna hitam. Mereka langsung memepet dari sisi kanan motor korban, lalu menarik tas dengan cara memotong tali tas kulit tersebut.

Saat itu, korban yang panik dan ketakutan sempat melakukan perlawanan dengan menarik tali tas miliknya, namun salah satu pelaku  langsung melukai lengan tangan kanan korban dengan menggunakan sebilah pisau, sehingga tas tali tersebut lepas dari genggaman tangan korban.

Sontak, sepeda motor yang dikendarainya langsung terjatuh di bahu jalan. Sedangkan kedua pelaku tersebut langsung balik arah dan melarikan diri ke arah Rimo.

“Atas kejadian tersebut pelapor mengalami luka sayat pada bagian lengan luar sebelah kanan kemudian mengalami kerugian materil dengan total 57 juta, selanjutnya korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Aceh Singkil,” terang Kasat. []

Reporter: Putra

Komentar

AdvertisementPemutihan pajak Kenderaan di Aceh