Sebulan, 11.983 Pelanggar Covid-19 Terjaring di Lhokseumawe

Sebulan, 11.983 Pelanggar Covid-19 Terjaring di Lhokseumawe
Foto/BISNIS

PM, Lhokseumawe – Polisi mencatat sebanyak 11.983 orang terjaring razia operasi yustisi di wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Jumlah tersebut merupakan akumulasi selama periode 14 September – 14 Oktober 2020.

Polres Lhokseumawe juga melakukan razia operasi yustisi terhadap tempat usaha dan terdapat 2011 warung kopi dan kedai-kedai lainnya yang melanggar protokol kesehatan. “Pelaku usaha sudah kita lakukan teguran, namun jika masih melanggar maka akan dicabut izinnya,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto di Lhokseumawe, Rabu (14/10/2020).

Dalam upaya mengampanyekan penerapan protokol kesehatan, pihaknya juga sudah melakukan peneguran sebanyak 14.840 orang yang masih mengabaikan prokes Covid-19.

Sebelumnya, operasi yustisi dilakukan untuk memastikan masyarakat mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran pandemi di Kota Lhokseumawe. TNI dan Polri memastikan operasi tersebut dilakukan secara humanis dan persuasif, namun tetap tidak meninggalkan ketegasan untuk masyarakat.

Ia menambahkan, saat ini pelanggar protokol kesehatan yang terjaring razia operasi yustisi masih hanya diberikan sanksi sosial, sesuai dengan peraturan wali kota (Perwali). “Mungkin nantinya kita akan memberikan sanksi denda kepada pelanggar protokol kesehatan di Lhokseumawe, Pemerintah Kota Lhokseumawe saat ini sedang memperbaharui Perwali,” kata dia.

Eko Hartanto berharap dengan adanya operasi yustisi ini maka dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi seperti saat ini.

“Mudah-mudahan kondisi seperti ini dapat segera berakhir, maka oleh karena itu kami meminta seluruh komponen masyarakat untuk turut serta membantu pemerintah dalam melawan Covid-19,” pungkasnya.


Sumber: ANTARA

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20210206 WA0008
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman bersama Sekda Pemerintah Provinsi Aceh Taqwallah memantau vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) RSUD Meuraxa, Banda Raya, Sabtu (6/2/2021). (Foto/Ist)

Vaksinasi di RI Capai 15,1 Juta Dosis

Pejabat Gubernur (Pj) Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si didampingi Plt. Sekretaris Daerah Aceh (Sekda), Drs. Muhammad Diwarsyah, M.Si serta Ketua DPR Aceh, Zulfadli melakukan pertemuan dengan Menteri dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, di Gedung A Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa, 4 Februari 2025. Foto: Biro Adpim
Pejabat Gubernur (Pj) Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si didampingi Plt. Sekretaris Daerah Aceh (Sekda), Drs. Muhammad Diwarsyah, M.Si serta Ketua DPR Aceh, Zulfadli melakukan pertemuan dengan Menteri dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, di Gedung A Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa, 4 Februari 2025. Foto: Biro Adpim

Bertemu Mendagri, Pj Gubernur Aceh dan Ketua DPR Aceh Bahas Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Terpilih