IMG 20210121 WA0004
Pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19 bagi tenaga kesehatan (nakes) di RSUDZA Banda Aceh, Kamis (21/1/2021). (Foto/Humas)

PM, Banda Aceh – Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) mulai melaksanakan penyuntikan vaksin covid-19, Kamis (21/1/2021). Sedikitnya 1.600 orang tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit tersebut akan mendapatkan vaksinasi Sinovac.

Plt Direktur RSUDZA, dr Endang Mutiawati mengatakan, proses vaksinasi covid-19 di rumah sakit daerah itu akan berlangsung hingga sebulan ke depan.

“Jadi, bagi nakes yang sudah mendaftar, dan mendapatkan SMS blast, mereka bisa datang ke mari (RSUDZA) untuk dilaksanakan vaksinasi,” kata Endang.

Untuk melakukan vaksinasi, para nakes tersebut terlebih dahulu melalui screening tes kesehatan berdasarkan alur mekanisme vaksinasi yang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Bagi tenaga kesehatan yang dinyatakan sehat akan langsung menerima vaksinasi sesuai dengan aturan dari Kementerian Kesehatan.

Ia menyebutkan, untuk vaksinasi nakes perdana di RSUDZA tidak ada nakes di bagian atau bidang tertentu yang mendapat prioritas memperoleh suntikan vaksin covid-19 Sinovac.

“Semua nakes kami sebanyak 1.600 orang yang sudah mendapat SMS akan kami vaksin di sini,” ujar mantan Pembantu Dekan FK Unsyiah itu.

Nantinya, setelah disuntik vaksin, para nakes terlebih dahulu harus menunggu selama 30 menit untuk dilakukan observasi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

“Kalau tidak terjadi apa-apa, mereka bisa kembali beraktivitas, kemudian akan diberikan nomor pic untuk dilakukan evaluasi selama 1 bulan pasca vaksinasi,” pungkas dr Endang.(*)

Komentar