PM, Singkil – Jembatan penghubung antara kecamatan Singkohor dan kota Baharu, Singkil, kian parah. Pondasi yang sebelumnya sudah dalam posisi tergantung, kini roboh karena faktor cuaca dan sering dilintasi mobil berukuran besar.

Dikhawatirkan, jika jembatan tersebut tidak segera diperbaiki, badan jembatan akan ikut roboh dan mencelakakan pengguna jalan.

Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan ini mulai rusak saat banjir melanda kawasan tersebut beberapa bulan lalu. Hingga kini belum ada perhatian pemerintah dan perusahan kelapa sawit yang biasa menggunakan jalan tersebut.

Kondisi jembatan itu membuat warga prihatin. Mereka berencana memblokade jalan untuk menghindari kecelakaan bagu para pelintas jembatan.

Warga Bukit Harapan, Imam Mahmud pada kamis (9/8) mengatakan, pemuda setempat telah berencana memblokadenya.

“Namun sebelum itu, kami melakukan koordinasi dengan kecamatan, dan Polsek dan PT Runding Persada,” kata dia.

Pihaknya mengaku masih menunggu jawaban, usai mengupayakan koordinasi.

Hal serupa dikatakan Ratno, warga setempat. Ia mengatakan, jembatan penghubung satu-satunya itu sudah dalam kondisi yang cukup memprihatinkan dan tidak layak lagi untuk dilintasi.

“Apalagi kendaraan besar. Kalau dipaksakan akan roboh, kalau jatuh korban, siapa yang tanggung jawab,” kata Ratno.

Masyarakat berharap kondisi jembatan tersebut menjadi perhatian serius oleh pihak terkait. “Kita harapkan jembatan ini segera diperbaiki sebelum ada korban,” katanya. []

Reporter: Putra

Komentar