“Ayah Tujuh Anak Ini Dituduh Menurunkan Bendera Partai Aceh.”

[hr]

tewasPM, Lhokseumawe – Ketua DPC Partai Nasional Aceh (PNA) Kuta Makmur, Aceh Utara, Juwaini, 47, tewas setelah dianiaya dua orang pria, Kamis (06/02/2014) sekitar 01.30 WIB dini hari. Ayah tujuh anak ini dituduh menurunkan bendera Partai Aceh.

Informasi diperoleh pikiranmerdeka.com, penganiayaan terjadi saat Juwaini duduk di sebuah kios dengan warga di Desa Lamkuta, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, sekitar pukul 01,15 WIB dinihari. Saat itu, datang dua pria yang mengendarai sepeda motor Supra X bewarna merah.

“Mereka langsung menanyakan kepada almarhum kenapa menurunkan bendera PA. Belum sempat menjawab, Juwaini langsung dianiaya,” kata Sekjen DPW PNA Aceh Utara Sofyan kepada pikiranmerdeka.com, Kamis (06/02/2014).

Menurut Sofyan, korban sempat melarikan diri sambil menghubungi dirinya untuk meminta pertolongan. Sofyan pun langsung meminta beberapa kader PNA untuk datang ke lokasi.

“Setiba di lokasi Juwaini sudah babak belur. Kami langsung membawanya ke sebuah tempat yang aman,” kisah Sofyan.

Sofyan dan beberapa teman lainnya sempat menanyakan kepada Juwaini tentang identitas pelaku. Namun, belum selesai menceritakan kejadian dialaminya, korban tiba-tiba terdiam dan saat itulah warga Ceumeucep itu menghembuskan nafas terakhir.

“Kemudian kami membawa almarhum ke PMI. Di sana petugas medis memastikan kalau korban sudah meninggal,” katanya.

Sofyan mengatakan almarhum yang meningalkan tujuh anak dan seorang istri sudah dikebumikan di desanya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Joko Suracamanto mengatakan polisi sudah memeriksa sejumlah saksi dari pihak keluarga dan warga yang melihat kejadian tersebut.

“Saat ini anggota saya masih di lapangan mencari pelaku,” kata Joko yang dihubungi pikiranmerdeka.com, Kamis (06/02/2014). [PM.003]

Komentar