Kebakaran dan Longsor Warnai Aceh Tiga Hari Terakhir

Kebakaran kedai Lhoksukon
Kebakaran dan Longsor Warnai Aceh Tiga Hari Terakhir

PM, Banda Aceh – Lima unit kedai di Pasar Lhoksukon, Aceh Utara, terbakar pada Rabu, 27 Oktober 2021 sekitar pukul 23.15 WIB. Sementara satu unit rumah warga Desa Sungai Pauh Firdaus, Langsa, dilahap api pukul 12.15 WIB, Kamis, 28 Oktober 2021.

Informasi yang disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas, menyebutkan kelima kedai naas di Pasar Lhoksukon tersebut masing-masing milik Basri Puteh, Zainuddin, Rudi, Nasrol, dan Zainuddin. Petugas sempat mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. “Api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian,” kata Ilyas.

Hingga Kamis malam, petugas masih menyelidiki pemicu terbakarnya lima kedai milik warga tersebut.

Sementara itu, api juga dilaporkan mengamuk di Desa Sungai Pauh Firdaus Langsa pada Kamis siang. Akibat kejadian tersebut, rumah milik Faisal (45) disebutkan rusak sedang.

“Kebakaran berdampak pada satu Kepala Keluarga (KK) yang menampung lima jiwa. Namun dapat dipastikan tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut,” kata Ilyas seraya menyebutkan bahwa penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

Selain kebakaran di Langsa dan Lhoksukon, api juga turut menghanguskan satu unit meunasah di Desa Tebukit Kecamatan Blang Pegayon, Gayo Lues pada Rabu, 27 Oktober 2021 sekitar pukul 09.30 WIB.

Longsor bener meriah

Longsor tutup badan jalan

Selain kebakaran, BPBA juga melaporkan adanya bencana longsor di kawasan Kecamatan Kebayakan sejak Rabu, 27 Oktober 2021 malam. Ilyas mengatakan longsor tersebut mengakibatkan dua titik jalan tertutup material sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

“Longsor terjadi sekitar pukul 17.45 WIB kemarin dan pada hari ini baru satu titik yang dapat dilalui roda empat. Tinggal titik ke dua yang sedang dalam penanganan,” tutur Ilyas.

Selain wilayah Kebayakan, hujan dengan intensitas tinggi sejak 25 hingga 27 Oktober 2021, juga mengakibatkan longsor di sejumlah desa di Bener Meriah.

Dari data yang disampaikan BPBA diketahui titik-titik longsor tersebut berada di Desa Umah Besi Kecamatan Gajah Putih, Desa Hakim Tunggul Naru dan Desa Kampung Bukit Lah di Kecamatan Bukit, Desa Rubuh Kecamatan Pintu Rime Gayo, serta Desa Kampung Jamur Ujung di Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah.

“Kecamatan Gajah Putih Desa Umah Besi tertimbun tanah longsor di badan jalan nasional,” kata Ilyas melalui Media Center BPBA.

Selain itu, longsor turut mengikis badan jalan di Desa Hakim Tunggul Naru Kecamatan Bukit. Di Desa Bukit Lah disebutkan longsor menutupi badan jalan.

“Dua unit rumah warga roboh akibat longsor di Desa Rubuh, Kecamatan Pintu Rime Gayo, longsor juga mengikis DAS di Desa Kampung Jamur Ujung Kecamatan Weh Pesam Bener Meriah,” kata Ilyas.[]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20210312 WA0005 660x330 1
Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT, memberikan sambutan dan arahan pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bener Meriah dalam rangka Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Wakil Bupati Bener Meriah Sisa Masa Jabatan Tahun 2017-2022, di Kantor DPRK Bener Meriah, Jumat, (12/3/2021). [Dok. Ist]

Pembangunan di Bener Meriah Ditujukan ke Kawasan Terisolir

Menggugat Medco Lewat Aksi 1705
Menggugat Medco Lewat Aksi 1705

Menggugat Medco Lewat Aksi 1705

fa40523e d5ab 4538 9afe c1269434635c
Pj. Gubernur Aceh, Bustami. SE. M. Si didampingi Pj. Sekda Aceh, Azwardi AP menyerahkan Surat Keputusan (SK) Panitia Besar Pekan Olah Raga Nasional (PB-PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 Wilayah Aceh, di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Kantor Gubernur Aceh, Kamis (4/07/2024).

Rakor Persiapan PON, Pj Gubernur Ingatkan Bupati/Walikota Harus Solid