Kadis Pertanian Gayo Lues Diminta Ganti Rugi Lahan Cabai Warga

Kadis Pertanian Gayo Lues Diminta Ganti Rugi Lahan Cabai Warga
warga Rerebe Kecamatan Tripe Jaya saat berbincang dengan Kadis Pertanian Noval SP, saat meminta ganti rugi perkebunan cabai milik mereka. | Pikiranmerdeka.co/Anuar Syahadat

PM, BLANGKEJEREN – Warga desa Rerebe, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues meminta Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pagan setempat untuk menganti rugi tanaman cabai mereka. Pasalnya, areal tanaman cabai tersebut akan dijadikan sebagai areal pencetakan sawah baru yang berlokasi di daerah Kekuyang.

Permintaan masyarakat Rerebe langsung disampaikan kepada Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues saat peresmian pembukaan sawah baru, Sabtu (4/3/16). Saat ini kata warga, ada beberapa lokasi sudah ditanami cabai merah yang sudah menghabiskan modal yang cukup besar.

“Ada beberapa lokasi kebun cabainya pak, satu tumpuk berumur sekitar dua bulan, dan sebagian sudah berbuah dan mau dipanen, ini bagaimana pak, apakah diganti kerugian kami yang telah membubuh modal cabai ini,” kata salah seorang warga.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan  Gayo Lues, Noval SP menjawab permintaan petani mengatakan, untuk ganti rugi tanaman cabai tidak ada anggaran yang tersedia. Namun, jika warga  bersedia menanam cabai ldi lokasi lain, maka pihaknya bisa mengupayakan bantuan.

“Kalau masyarakat mau menanam cabai nantinya, buatkan proposalnya, antar ke Dinas Pertanian. Lalu kami akan berusaha memberikan bantuan mulsa, bibit, pupuk, dan mengolah lahanya. Itupun dengan catatan mencari lahan lain, bukan dilahan yang akan dicetak sawah baru ini,” terang Noval kepada Pikiran Merdeka.

Masyarakatpun akhirnya menyetujui tawaran tersebut. Nantinya warga akan mengajukan proposal untuk bantuan menanami cabai di lahan yang baru. [PM004]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

IMG 20231109 WA0034 1050x525
Sekretaris Daerah Aceh Bustami Hamzah mewakili Penjabat Gubernur Aceh, bersama Wakil Ketua I DPRA Dalimi dan para Penjabat Bupati dan Walikota se-Aceh, saat mengikuti Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Kepala Daerah se-Aceh tahun 2023 yang dipimpin Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis, (9/10/2023). Foto: Biro Adpim

Sekda Bustami Pimpin Rakor Pemberantasan Korupsi Bersama Kepala Daerah se Aceh dengan Ketua KPK

JKMA Minta Maaf ke Wartawan
Abdullah Dagang saat membagikan Surat Pernyataan Sikap Honorer. [Pikiran Merdeka | Saptian Antonio]

JKMA Minta Maaf ke Wartawan

Penjabat Ketua PKK Aceh, Hj. Safriati, membuka Pekan Raya Leuser 2024, yang diselenggarakan oleh Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA), di Banda Aceh, Jumat (6/12/2024). Acara bertema Woman in Conservation itu diikuti oleh peserta dari 15 kabupaten/kota, yang sebagian besarnya adalah perempuan. Foto: Biro Adpim
Penjabat Ketua PKK Aceh, Hj. Safriati, membuka Pekan Raya Leuser 2024, yang diselenggarakan oleh Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA), di Banda Aceh, Jumat (6/12/2024). Acara bertema Woman in Conservation itu diikuti oleh peserta dari 15 kabupaten/kota, yang sebagian besarnya adalah perempuan. Foto: Biro Adpim

Pj Ketua PKK Aceh Buka Pekan Raya Leuser 2024: Perempuan Garda Terdepan dalam Konservasi