PM, Sigli – Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie menangkap Alkudri (50) warga Gampong Lileuk, Kecamatan Mutiara, Pidie, pelaku penipuan 16 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya.

Pelaku diciduk di rumah istrinya, di kawasan Desa Batoh, Kota Banda Aceh, Selasa (13/11) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Mahliadi, kepada awak media mengatakan, aksi Alkudri berlangsung sejak 2017 silam. Karena mengaku mampu membantu memindahkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemkab Pidie dan Pijay ke Pemprov Aceh, dengan imbalan jasa sebesar Rp30 juta per orang.

Mereka diiming-imingi lewat sebagai PNS, tenaga kontrak dan honorer serta juga memberi harapan akan dipindahkan ke Kantor Gubernur Aceh. Namun, Sampai saat ini semua yang dijanjikan tidak terealisi sehingga para korban tertipu mencapai ratusan juta rupiah.

“Transaksi yang dilakukan pelaku bertahap tahap melalui rekening salah satu bank, namun apa yang dijanjikan tidak pernah terwujud. Sehingga, korban merasa tertipu dan melapor ke polisi” jelasnya.

Selain menipu PNS, tersangka ini juga diduga mengelabui sejumlah korban lainnya, dengan modus mampu mengurus tenaga honorer dan anggota Satpol PP masuk ke Pemprov Aceh, serta dapat menggarap proyek lapangan voli dari hibah dana propinsi.

“Kami mengamankan barang bukti delapan lembar kwintansi, dengan total kerugian mencapai Rp 223 juta,” ujar Mahliadi.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah korban melapor ke polisi. Diantaranya atas laporan Ummi Yati binti Samsuddi (55) warga Desa Amud Mesjid Glumpang Tiga, serta Nurlaili binti Hamzah (36) warga Desa Lancok, Meurah Dua, Pidie Jaya.

Pelaku sendiri akan dijerat pasal 378 junto 372 KUHP, dengan ancaman empat tahun kurungan.

Komentar