Indonesia Ketergantungan Impor Bawang Putih

Indonesia Ketergantungan Impor Bawang Putih
Indonesia Ketergantungan Impor Bawang Putih

Jakarta—Kenaikan harga bawang putih menurut Menteri Perdagangan Gita Wirjawan adalah hal yang biasa terjadi. Pasalnya produksi bawang putih sering tidak bisa memenuhi permintaan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Karena hal tersebut, Gita Wirjawan menilai Indonesia akan selalu ketergantungan impor bawang putih. Gita menjelaskan kalau Indonesia akan terus membuka kesempatan sebanyak 95 persen.

“Kalau bawang putih kita tergantung 90 sampai 95 persen,” ujar Gita Wirjawan di Kementerian Perdagangan, Jum’at (22/3/2013).

Gita Wirjawan mengatakan kasus bawang putih berbeda dengan bawang merah. Menurut Gita Wirjawan, produksi dan pasokan bawang merah lebih mudah didapatkan daripada bawang putih.

Gita menegaskan meski bawang merah sempat naik harganya, namun dalam beberapa bulan bawang merah akan panen. Dengan adanya panen tersebut, harga bawang merah, pasokan akan kembali tercukupi dan harga bisa kembali normal.

“Bawang merah sejuk mulai panen di Brebes dan di beberapa tempat mulai semarak panennya,” ungkap Gita Wirjawan.[tribunnews]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh melantik pengurus partai dalam Rapat Koordinasi Partai Aceh Ban Sigom Aceh di hotel Hermes Palace, Jumat malam, 23 Oktober 2015. Klikkabar.com
Ketua Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh melantik pengurus partai dalam Rapat Koordinasi Partai Aceh Ban Sigom Aceh di hotel Hermes Palace, Jumat malam, 23 Oktober 2015. Klikkabar.com

Bongkar Pasang Setelah Kalah 

Mizuar Sang Duta Nisan Aceh Kini Ketua Mapesa
Musyawarah Besar (Mubes) Masyarakat Peduli Sejarah Aceh (Mapesa) di Rumoh Budaya Banda Aceh, Minggu (25/10/2015) menunjuk Duta Nisan Aceh, Mizuar Mahdi, sebagai Ketua Mapesa periode 1437 – 1439 H/2015 -2017 M. Tuwanku Warul doc.

Mizuar Sang Duta Nisan Aceh Kini Ketua Mapesa