142120 03514612052020 hujan cuk
Ilustrasi hujan. (Ist)

PM, Banda Aceh – Masyarakat Aceh Besar diminta untuk waspada banjir, di tengah hujan lebat yang terus melanda sebagian besar wilayah Aceh, beberapa hari terakhir.

Hujan deras dengan intensitas rendah hingga tinggi, mengguyur sejumlah kawasan mulai dari Banda Aceh hingga Aceh Utara bahkan Aceh Tamiang. Beberapa daerah di lintas timur, dari Aceh Utara hingga Pidie dilaporkan telah dikepung banjir. Bahkan, kawasan Pidie Jaya hingga Pidie dilanda banjir genangan.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto sejak Sabtu lalu mengingatkan masyarakat Aceh Besar meningkatkan kewaspadaan, terutama daerah daerah yang memiliki potensi kuat dilanda banjir.

“Kami minta semua warga di Aceh Besar untuk waspada, karena hingga kini hujan masih mengguyur, sejak magrib tadi malam. Khusus warga yang bermukim di kawasan daerah aliran sungai (DAS) untuk bersiaga dari segala kemungkinan, karena situasi dalam kondisi kurang menguntungkan,” kata Iswanto.

Dirinya juga menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk siaga penuh, termasuk juga Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Besar untuk memantapkan mobilitas guna mengantisipasi masalah yang ditimbulkan karena banjir.

“Kedua lembaga itu telah kita minta saling berkoordinasi dan berkolaborasi, untuk menghadapi kemungkinan munculnya kedaruratan. Kesiapan utama adalah mobilitas peralatan dan personal untuk melakukan pertolongan kedaruratan lewat peralatan evakuasi, bantuan masa panik hingga pengadaan dapur umum,” tandas Iswanto.

Kesiapan ini dirasanya sangat mendesak mengingat daerah lain di Aceh–terutama lintas timur– sudah terkepung banjir. Bahkan laporan terakhir menyebutkan, banjir telah menyapu Bireuen serta kawasan langganan banjir di Tamiang.

“Yang jelas kesiagaan itu dalam rentang 24 jam, karena banjir atau bencana tak pernah punya waktu, hanya kita bisa memprediksikan. Karenanya semua lini di Aceh Besar kita minta waspada dan terus dalam kondisi siaga 1,” pungkas Iswanto. [*]

Komentar