PM, SIMEULUE – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dan Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) kabupaten Simeulue, diresmikan oleh bupati Erli Hasyim, SH, S.Ag, M.I.Kom, Selasa (14/11) di lapangan pendopo bupati.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Israk Alam dalam laporannya mengatakan, bahwa pembangunan TPA/IPLT yang berlokasi di desa Suak Buluh, kecamatan Simeulue Timur tersebut menghabiskan anggaran Rp 11,1 miliyar bersumber dari APBN tahun anggaran 2016.

Proyek ini, kata dia, terbagi dua kegiatan, pertama pembangunan instalasi pengelolahan lumpur tinja dan kedua pembangunan tempat pembuangan akhir sampah.

“Untuk pekerjaan pembangunan IPLT tersebut selesai bulan Desember 2016 dengan nilai anggaran Rp 1,8 miliyar. sedangkan untuk TPA memgahbiskan anggaran Rp 9,3 miliyar dan pekerjaannya selesai bulan juni 2017”, sebut Israk.

Selanjutnya, sambung dia, melalui surat bupati Simeulue, pihaknya telah mengusulkan kepada dinas pemukiman perumahan Aceh untuk pengadaan eskavator dan bulldoser dengan anggaran Rp 7 miliyar yang bersumber dari Otsus tahun 2018, sebagai sarana pendukung operasional TPA dan IPLT dan telah disetujui oleh dinas tersebut.

Dalam arahan, bupati Simeulue berharap agar aset yang dibangun dengan biaya tidak sedikit itu dijaga dan dipelihara dengan baik untuk dapat digunakan dalam jangka waktu lama.

“Dengan peresmian TPA/IPLT di kabupaten Simeulue ini, diharapakan akan memberikan kenyamanan dan peningkatan kesehatan di lingkungan masyarakat, karena tempat ini nantinya akan menjadi tempat sampah terakhir diisolasi secara aman”, harap bupati Simeulue.()

Komentar