PM, Meulaboh – Hanya gara-gara hutang yang sudah berlalu hampir 5 tahun, Rizwan (42) warga Lorong Mangis, Desa Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, terpaksa mendapat perawatan intensif di UGD RSUD CND akibat luka bacok.

Luka bacok yang dialami oleh Ridwan, setelah adu mulut dengan tersangka FK (37) di salah satu warung kopi IPDM yang bertempat di jalan Blang Puloe 1, sekitar pukul 11.00 Wib, Minggu (25/3), terkait hutang korban kepada pelaku.

Keuchik Ujong Baroh, Abdul Manaf kepada PIKIRANMERDEKA.CO mengatakan, saat kejadian pembacokan yang dilakukan oleh FK terhadap Ridwan, dirinya tidak berada di lokasi, namun kejadian tersebut benar bahwa pelaku dan korban adalah warganya.

“Saat kejadian saya tidak ada di lokasi, menurut informasi yang saya dapat, sebelum terjadinya pembacokan mereka sempat ribut adu mulut soal hutang piutang di warkop. Saat itu ada kepala dusun juga di sana, makanya FK tidak berani untuk melakukan pemukulan terhadap Ridwan, namun sudah diancam sekali, kalau tidak dibayar Ridwan akan dipukul oleh Fk,” jelasnya.

Dikatakan, Ridwan mengakui telah membayar hutang yang dipinjam ke FK 5 tahun lalu itu, namun pelaku masih bersikeras bahwa korban belum lunas membayar hutang. Setelah adu mulut berlangsung, kepala dusun yang juga ada di warung kopi tersebut meninggalkan mereka.

“Pelaku juga ikut pergi, mungkin karena tidak puas dengan kata si korban, pelaku mengambil parang dan mendatangi korban yang saat itu masih duduk di warung dan akhirnya terjadilah pembacokan,” ungkapnya.

Usai kejadian, Ridwan segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien (CND) untuk mendapatkan perawatan terhadap luka yang dialami.

Luka yang dialami Ridwan tergolong serius, bagian siku lengan kiri mengalami kondisi yang parah, kata Abdul berpotensi tulangnya patah karena terkena parang. Kemudian dibagian belakang kepala serta bagian dagu yang juga mengalami luka hingga mengenai daun telinga.

“FK memang tergolong baandel di desa, sebelumnya kejadian serupa juga pernah terjadi, dia juga pelakunya,” pungkas keuchik.

Saat ini berlaku dan barang bukti sebilah parang telah diamankan ke Mapolres Aceh Barat, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Komentar

AdvertisementIklan Selamat Hari Raya Idul Adha BPKA