PM, BANDA ACEH – Pendidikan Aceh melatih pelajar SMK di seluruh Aceh guna memiliki keahlian, sehingga lulusan sekolah kejuruan di Aceh nantinya siap pakai di dunia usaha maupun dunia industri (DUDI).

Pelatihan ini dengan menurunkan alat praktik bergerak Mobil Training Unit (MTU) yang dilengkapi dengan alat praktikum ke sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh melalui Penanggungjawab teknis kegiatan pelatihan Mobil Training Unit (MTU) pada Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Zulkarnaini, menjelaskan, pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keahlian siswa-siswi sesuai bidang yang digeluti peserta didik di sekolah.

“Tahun ini ada 1.650 siswa SMK di seluruh Aceh yang kita latih kompetensi keahlian menggunakan tiga unit Mobil Training Unit (MTU),” ujar Zulkarnaini, Jum’at (06/10).

Ia menyebutkan, masing-masing MTU melatih berbagai kompetensi keahlian. MTU 1 melatih empat kompetensi keahlian yaitu, Bricklaying (Batu Beton), Cabinet Making (Mebel), Joinery (Kontruksi Kayu), Plumbing (Pemipaan).

MTU II tiga kompetensi keahlian terdiri dari, elektonika komunikasi teknologi Informasi, listrik instalasi.Sedangkan MTU III melatih empat kompetensi keahlian meliputi, teknik kenderaan ringan, teknik sepeda motor, teknik pengelasan dan teknik motor tempel.

“Pelatihan ini kita maksudkan untuk 30 SMK se Aceh di tahun 2017 ini, dan setiap MTU dibagi dalam 10 angkatan.Hal ini tidak lain dan tidak bukan untuk mewujudkan Aceh caròng, Aceh Teuga dan Aceh Meuadab, sehingga Aceh menjadi Hebat,” sambung Zulkarnaini.

Hingga Oktober 2017 ini, lanjut Zulkarnaini, Dinas Pendidikan Aceh telah melatih tujuh angkatan atau sudah sebanyak 21 SMK dengan jumlah siswa yang dilatih mencapai 1.155 siswa-siswi di seluruh Aceh.

Selain itu, tambah Zulkarnaini, dalam pelatihan yang dilaksanakan selama 15 hari di masing-masing SMK di Aceh itu, pihaknya akan menilai peserta terbaik.Untuk terbaik I di masing-masing kompetensi keahlian akan dilakukan pelatihan dan magang lanjutan ke tingkat nasional dan ataupun Internasional.

“Sebagai contoh pada tahun ini, pertengahan bulan Oktober, siswa yang berprestasi akan kita kirimkan pelatihan dan magang ke Netherlands, Belanda. Dalam hal ini juga sudah dilakukan penandatanganan MoU antara Pemerintah Aceh dengan pihak Innovam Indonesia Global, di Medan, Sumatera Utara, pada 26 September 2017 lalu,” tambahnya.[]

Komentar