Bupati Aceh Besar Mawardi Ali. (Foto IST)
Bupati Aceh Besar Mawardi Ali. (Foto IST)

PM, JANTHO – Mulai tahun ini, pawai takbir keliling hari raya Idul Fitri 1439 H, yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar, akan dipusatkan di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini dipusatkan di Kota Jantho.

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, mengatakan, sebanyak 70 peserta dipastikan akan mengikuti kegiatan yang akan diselenggarakan pada 14 Juni 2018 malam.

“Setelah akhir pendaftaran, ada 70 peserta dari instansi pemerintah dan elemen masyarakat dipastikan ikut pawai takbir keliling yang pertama di gelar Pemkab Aceh Besar,” kata Mawardi Ali, kepada wartawan, Minggu (10/6).

Mawardi mengharapkan semua pihak mendukung even perdana pelaksanaan perlombaan pawai takbiran di Aceh Besar. Karena, kata dia, ini syiar dalam pelaksanaan syariat Islam dan juga memperkuat tali silaturrahmi.

“Selain sebagai wadah siar agama dan perayaan Hari Raya Idul Fitri, pawai takbir sengaja dikemas untuk menciptakan rasa kebersamaan dan kekompakan masyarakat menuju suksesnya pembangunan di Aceh Besar,” ujarnya.

Ia menegaskan even ini mengambil tema “melalui takbir keliling mari kita semangat silaturrahmi dan meninggikan syiar Islam mampu memotivasi seluruh elemen masyarakat Aceh Besar dalam upaya meningkatkan dan pelaksanaan syariat Islam.

“Langkah ini semoga mampu mewujudkan Aceh Besar yang Islami,” tutur Mawardi Ali.

Plt Kadis Syariat Islam Aceh Besar, Carbaini SAg, menyebutkan 70 peserta pawai takbir keliling diantaranya 23 SKPD/ Instansi Pemerintah dan 47 peserta kecamatan perwakilan gampong, remaja masjid, serta pesantren.

“Dalam lomba ini ada dua katagori yakni takbir yang diikuti tim instansi pemerintah dengan menampilkan mobil hias dan beduk serta lomba takbir yang diikuti pejalan kaki memakai obor,” sebutnya.

Begitupun, jelas Carbaini, rute yang dilalui takbir keliling star/pelepasan mulai depan Masjid Jamik Lambaro Kecamatan Ingin Jaya – bundaran Lambaro -jembatan Lambaro- jalan Blang bintang.

“Khusus penjalan kaki, sampai Gani kemudian kembali lagi finish ke Masjid Lambaro dan bagi mobil hias langsung ke bandara SIM – Peukan Ateuk Kutabaro- kampus Abulyatama- jembatan Cot Iri (belok kiri) jalan bakoy-belokan depan Hotel Hijrah- jembatan Lambaro dan finish di Masjid Jamik lambaro,” ujarnya.

Ia merincikan, lomba takbir keliling yang memperebutkan total hadiah Rp 36 juta yakni katagori mobil hias juara I, II dan III masing- masing Rp 5 juta, Rp 4 juta serta Rp 3 juta, sedangkan juara harapan I, II dan III ( Rp 1,5 juta, Rp 1 juta dan Rp 500 ribu). Untuk katagori pejalan kaki juara I, II dan III yakni Rp 6 juta, Rp 5 juta dan Rp 4 juta, serta juara harapan I, II dan III ( Rp 3 juta, Rp 2 juta dan Rp 1 juta).

“Selain uang pembinaan para juara juga mendapat piala dari Bupati Aceh Besar dan uang kontribusi khusus kepada peserta jalan kaki,” demikian Carbaini, Plt Kadis Syariat Islam Aceh Besar.()

Komentar