Ilustrasi gembok

PM, Lhoksukon – Kabar penggembokan pagar SMA Negeri 1 Langkahan, oleh komite sekolah sudah sampai ke pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Kasus ketidakdisiplinan para guru sekolah setempat mulai diselidiki oleh dinas terkait.
“Kami akan utus Disdikpora dan UPTD Tanah Jambo Aye untuk menuntaskan persoalan di sekolah tersebut. Kami tidak ingin ada pihak merugikan proses belajar mengajar siswa,” kata Kabag Humas Pemkab Aceh Utara Amir Hamzah kepada Pikiran Merdeka, Jumat (21/08/2015).
Dikatakan, pihaknya sudah menerima kabar terkait penggembokan pagar. Pasalnya komite kesal banyak siswa yang berkeliaran saat jam belajar hingga ke luar lingkungan sekolah, seperti di Keude Simpang Tiga.
“Kabar yang kami terima, dewan guru banyak bolos mengajar, sehingga siswa berkeliaran. Makanya kami minta dinas dan UPTD turun ke lokasi untuk mencari tahu persoalan sebenarnya,” ujar Amir Hamzah.
Amir Hamzah berharap ke depannya tidak ada lagi komponen atau elemen di Kecamatan Langkahan yang mengambil tindakan hingga merugikan proses belajar mengajar, termasuk pihak komite.
“Jika ada masalah mari kita duduk dan bermusyawarah bersama atau dapat memberitahukan bupati melalui saya. Selain humas, saya juga mantan Camat Langkahan,” pungkasnya. (PM003)

Komentar