IMG 20210127 WA0023
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman meresmikan Dermaga Wisata Ulee Lheue, Rabu (27/1/2021). (Foto/Ist)

PM, Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman meresmikan Dermaga Wisata Ulee Lheue, Rabu (27/1/2021) lalu. Ia yakin pariwisata sebagai sektor andalan Banda Aceh di samping perdagangan dan jasa, akan mampu mendongkrak perekonomian kota.

“Ke depan kawasan ini akan terus kita permak hingga tuntas pada 2022 nanti,” ujar Aminullah.

Selain dermaga wisata, kata dia, sejumlah fasilitas lainnya seperti pusat kuliner, perbelanjaan souvenir, pedestrian, dan taman kota, akan segera dirampungkan di Ulee Lheue.

“Kalau kita bicara wisata bahari Banda Aceh, ya di Ulee Lheue ini pusatnya dengan view Sabang dan gugusan Pulo Aceh,” terangnya.

Ia berharap dengan menjadikan Ulee Lheue sebagai pusat wisata bahari dan juga kuliner, daya tarik kawasan itu bagi wisatawan bakal bertambah. Dengan demikian, taraf perekonomian warga setempat juga meningkat.

Selain itu, ia menegaskan bakal menertibkan kunjungan ke Pantai Ulee Lheue. Jalan arah ke pantai tidak dibuka lagi pada malam hari.

“Jam 18.30 WIB sebelum magrib, kawasan pantai harus sudah kosong. Ini untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran syariat Islam. Dan kita akan tempatkan petugas Satpol PP/WH di lokasi,” katanya lagi.

Di tempat yang sama, Kadis Pariwisata Banda Aceh Iskandar, mengatakan, Dermaga Wisata Ulee Lheue dibangun sebagai tempat berlabuh boat wisata masyarakat atau privat company.

“Kita harapkan dapat menambah daya tarik wisatawan yang ingin menikmati laut Ulee Lheue, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” jelas Iskandar.

Bukan hanya satu, dalam tahun ini pihaknya akan membangun tiga dermaga wisata lagi dan sejumlah fasilitas lain.

“Rencana kita tambah dua lagi di Ulee Lheue dan satu di kawasan Lambung. Kemudian di kawasan ini kita juga akan bangun main buliding pusat kuliner, gazebo, papan pusat informasi, dan toilet umum,” katanya.

Komentar