PM, Calang – Pasca hilangnya Ifkar, bocah 8 tahun yang terseret ombak dan hilang sejak Jumat (29/6) di desa Lhok Kruet kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya, hingga kini jasadnya belum juga ditemukan oleh tim SAR Meulaboh. Pihaknya pun memutuskan untuk mengehentikan pencarian Ifkar, Minggu (8/7).

Para relawan yang tergabung dari Badan SAR Meulaboh, Anggota RAPI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Jaya, para anggota Polsek dan Koramil Lhok Kruet serta sejumlah masyarakat  telah melakukan pencarian selama tujuh hari berturut-turut. Namun, tidak ada tanda-tanda keberadaan jasad korban hingga kini.

”Untuk pencarian sudah kita hentikan pada hari ketujuh, karena selama pencarian tidak ada tanda-tanda keberadaan jasad korban,” ujar Ismail selaku Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Aceh Jaya, kepada pikiranmerdeka.co, Minggu (8/7).

Ismail menyampaikan bahwa pihak SAR dan BPBD Aceh Jaya bersama masyarakat sudah melakukan pencarian semaksimal mungkin, baik itu penelusuran di pinggir pantai dan juga melakukan penyelaman selama tujuh hari.

Ia juga menjelaskan bahwa standar dari pencarian korban hilang adalah selama tujuh hari. “Untuk standar pencarian memang selama tujuh hari, dan Tim SAR akan melanjutkan pencarian apabila ada permintaan dari keluarga korban, dan itupun jika ada tanda-tanda,” tutup Ismail. []

Reporter: Arif Hidayat

 

Komentar